Suara.com - Pelatih Brunei Darussalam Mario Rivera mengatakan jika ia mengetahui dan mempelajari kekuatan Timnas Indonesia dari Paul Munster. Hal itu ia ungkapkan jelang pertandingan kedua tim di play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang akan digelar Kamis (12/10/2023).
Seperti diketahui, Munster pernah berkarier di Indonesia bersama Bhayangkara FC sebagai pelatih kepala. Paul Munster saat ini menduduki jabatan direktur teknik Brunei Darussalam.
Rivera menjelaskan dirinya sudah berkomunikasi dengan Paul Munster sejak September 2022. Banyak yang yang didiskusikan khususnya mengenai sepak bola Indonesia.
"Saya sudah bicara banyak dengannya soal sepak bola Indonesia. Tentu, dia punya pengetahuan soal sepak bola dan beberapa pemain Indonesia. Pengetahuannya ini akan membantu kami menghadapi Indonesia," kata Rivera dalam konferensi pers jelang laga.
Brunei Darussalam akan dijamu Timnas Indonesia di pertemuan pertama play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 12 dan 17 Oktober. Pertemuan pertama akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Meski timnya tidak diunggulkan, Mario Rivera tidak gentar melawan Timnas Indonesia besutan Shin Tae-yong yang bermain di hadapan suporternya sendiri.
"Kami memiliki waktu untuk mempersiapkan tim. Apalagi, pemain kami sekarang sudah jauh berbeda ketimbang saat Piala AFF 2022 lalu. Kondisi kami sekarang jauh lebih baik," pungkasnya.
Brunei Darussalam terakhir bertemu dengan Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2022. Ketika itu Brunei menelan kekalahan telak tujuh gol tanpa balas.
Ketika itu, Brunei harus bermain 10 pemain sejak menit 38 setelah Mohammad Alinur Rashimy diganjar kartu merah.
Baca Juga: Shin Tae-yong: Marselino Ferdinan dan Rafael Struick Tidak Ikut Lawan Brunei Darussalam
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey