Suara.com - Arema FC siap menghadapi PSM Makassar pada laga pekan ke-16 BRI Liga 1 2023/24. Pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Jumat (20/10/2023) malam, diprediksi berjalan sengit.
Hal ini dikarenakan kedua tim sama-sama menargetkan kemenangan untuk mengamankan posisi di klasemen sementara.
Saat ini Arema FC sedang berusaha keras untuk keluar dari zona degradasi. Tim berada di posisi ke-16 dengan perolehan 13 poin. Sedangkan tuan rumah berada di posisi ke-13 dengan perolehan 18 poin. Kedua tim hanya terpaut 5 angka saja.
Pelatih Arema FC Fernando Valente mengaku telah mempelajari gaya permainan PSM. Yaitu tim yang agresif dengan mengandalkan permainan bola mati dan umpan jauh.
Untuk itu dia telah menyiapkan komposisi pemain untuk meredam serangan PSM.
"Ya saya tahu karakter PSM. Pertandingan ini sangat butuh ketahanan," kata pelatih asal Portugal itu seperti dikutip dari laman Liga Indonesia Baru.
"PSM Makassar banyak melakukan set piece dan long ball akan banyak terjadi duel. Kita menyiapkan line up untuk menghadapi situasi seperti pertandingan ini," imbuhnya.
Fernando Valente juga percaya diri tim berjuluk Singo Edan itu bisa mengalahkan PSM. Mengingat lawan tidak dalam kondisi terbaik pasca menelan lima kekalahan secara beruntun.
"Kita tahu itu, mereka juga banyak kalah. Tentu saja kita mempersiapkan line up kita untuk menghadapi PSM dan membuat tim kita lebih konsisten," bebernya.
Namun dia tetap mewaspadai pelatih PSM Bernardo Tavares yang memiliki kemampuan dalam menganalisa lawan-lawannya. Selain itu tim berjuluk Juku Eja juga mempunyai dua pemain yang cepat di sayap, penyerang yang bagus.
"Saya tahu pelatihnya, itu teman saya. Dia organisasi sangat bagus dan dia biasanya mempelajari lawan dengan bagus juga," ujar Fernando Valente.
"Dia akan memancing lawan bermain terbuka. Sangat terorganisir, sangat seimbang, dan banyak mengandalkan transisi," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis