Sayangnya, Buffon tidak tampil impresif di Piala Dunia U-17 1993 mengingat Italia jadi bulan-bulanan di ajang tersebut.
Dia tampil dalam seluruh fase grup ketika Italia kalah 1-2 dari Meksiko, ditahan imbang Jepang tanpa gol sebelum dilumat Ghana 0-4.
3. Francesco Totti (Piala Dunia U-17 1993)
Francesco Totti adalah salah satu penyerang terbaik di Italia pada masanya.
Ia membela AS Roma selama 25 tahun sbelum pensiun, dan ia telah memenangkan banyak gelar bersama klub tersebut, termasuk 2 Scudetto, 2 Coppa Italia, dan 2 Supercoppa Italiana.
Totti juga merupakan kapten timnas Italia selama 10 tahun, dan ia telah tampil di dua Piala Dunia.
Totti tampil menonjol di Piala Dunia U-17 1999, di mana ia mencetak satu-satunya gol Gli Azzurri muda ketika kalah 1-2 dari Meksiko di matchday pertama.
Setelahnya, Timnas Italia jadi pesakitan. Mereka ditahan imbang Jepang tanpa gol sebelum kalah 0-4 dari Ghana dan tersingkir lebih cepat di ajang tersebut.
4. Ronaldinho (Piala Dunia U-17 1997)
Baca Juga: Cetak Gol Selamatkan Timnas Indonesia U-17 dari Kekalahan, Amar Brkic: Sangat Emosional bagi Saya
Ronaldinho adalah salah satu pemain terbaik di dunia pada masanya. Ia dikenal dengan gaya permainannya yang menghibur dan kreatif.
Ronaldinho memulai kariernya bersama Grêmio pada 1998 dan kemudian pindah ke Paris Saint-Germain pada 2001.
Ronaldinho kemudian meraih kesuksesan bersama Barcelona dan AC Milan, serta memenangkan Ballon d'Or pada 2005.
Ronaldinho tampil impresif di Piala Dunia U-17 1997, di mana ia berhasil membawa Brasil juara. Ronaldinho mencetak dua gol dalam enam pertandingan, salah satunya dilakukan ketika menang 4-0 atas Jerman di semifinal.
5. Carlos Tevez (Piala Dunia U-17 2001)
Carlos Tevez adalah salah satu penyerang terbaik yang pernah dimiliki Argentina. Ia telah membela banyak klub besar, termasuk Manchester United, Manchester City, Juventus, dan Boca Juniors.
Tevez juga merupakan bagian dari timnas Argentina yang memenangkan medali emas Olimpiade 2004.
Tevez tampil impresif di Piala Dunia U-17 2001, di mana dia berhasil mencetak dua gol dalam dua kesempatan tampil. Gol pertamanya di ajang itu tercipta ketika Argentina melumat Oman 0-3 di Grup C.
Tevez kemudian mencetak gol satu-satunya bagi Timnas Argentina dalam kekalahan 1-2 dari Prancis pada babak semifinal.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas
-
Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN
-
Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum
-
Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat
-
Habiskan Malam Panjang di Ibu Kota: Intip 5 Cara Menikmati Jakarta hingga Dini Hari di PIK
-
Dari Susu Jadi Yogurt Berkualitas, Transformasi Peternak Karanglo Naik Kelas Bersama BRI