Suara.com - Persikabo 1973 terus melanjutkan tren negatifnya bersama pelatih Aji Santoso. Teranyar, tim berjuluk Laskar Padjajaran itu tumbang di kandang sendiri lawan PSIS Semarang dan masih terus terpuruk di zona merah alias zona degradasi klasemen BRI Liga 1.
Persikabo 1973 asuhan Aji Santoso tumbang 2-3 saat menjamu PSIS dalam laga pekan ke-16 Liga 1 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jumat (20/10) sore.
Persikabo kini tercatat sudah gagal menang dalam 10 pertandingan terakhirnya di Liga 1. Sementara semenjak ditangani Aji Santoso, sudah delapan laga dilalui Persikabo tanpa kemenangan.
Statistik pelatih berusia 53 tahun itu bersama Persikabo terbilang memalukan. Dari delapan laga, Persikabo cuma mampu meraih dua kali hasil imbang dan enam laga sisanya berakhir dengan kekalahan.
Yang menarik, Aji sendiri sebelumnya juga dipecat Persebaya Surabaya menyusul serangkaian hasil buruk yang dipetik tim di awal musim ini.
Aji sendiri mengaku pasrah setelah kekalahan teranyar Persikabo dari PSIS. Ia memilih untuk mengalihkan fokus memperbaiki performa tim di paruh kedua Liga 1 musim ini.
“Saya tinggal menyisakan satu pertandingan di putaran pertama (Liga 1 musim ini). Saya akan lebih fokus di putaran kedua saja untuk melecut performa pemain,” ucap Aji pada jumpa pers setelah pertandingan di Stadion Wibawa Mukti.
“Alhamdulillah beberapa pemain sudah hadir, pemain asing (untuk putaran kedua). Kami akan fokus di putaran kedua,” tukasnya.
Persikabo menyisakan satu laga di putaran pertama dengan pertandingan tandang melawan Barito Putera di Stadion Demang Lehman, 27 Oktober nanti.
Baca Juga: Link Live Streaming PSM Makassar vs Arema FC, Big Match BRI Liga 1 Malam Ini
Persikabo kini terpuruk di peringkat 17 klasemen dengan raihan 10 poin dari 16 laga, hanya terpaut empat angka dari Bhayangkara FC yang ada di dasar klasemen, serta berjarak lima angka dari zona aman.
Berita Terkait
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Liga 1 Indonesia: Kekuatan yang Berkembang di Sepak Bola Asia Tenggara
-
Update Klasemen BRI Liga 1 2025/2026 Usai Persebaya Surabaya Tundukkan MU
-
Head to Head El Clasico Indonesia Persib vs Persija: Siapa Paling Superior?
-
Hendra Carabao Dukung Kebangkitan Persma 1960 Manado, Carabao Hydration Jadi Partner Klub Badai Biru
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Cristiano Ronaldo Kembali Mogok Main, Ancam Hengkang dari Al Nassr di Akhir Musim
-
Detail Sanksi untuk BTN Timnas Indonesia Sumardji dari FIFA
-
Inter ke Semifinal! Gol Bonny dan Diouf Bawa Nerazzurri Singkirkan Torino di Coppa Italia
-
Manchester City Tantang Arsenal di Final Carabao Cup usai Hajar Newcastle 3-1
-
Timnas Indonesia Juara AFF 2026? Pemain Keturunan di Super League Jadi Senjata Rahasia Garuda
-
Duit Jadi Magnet Pemain Keturunan Timnas Indonesia Hijrah ke Super League Musim Ini
-
Bukan Sekadar Pelapis, Mauro Zijlstra Jadi Fondasi Kekuatan Baru Persija Jakarta di Super League
-
Persija Jakarta Janji Lepas Mauro Zijlstra Kembali Ke Eropa Jika Ada Tawaran Klub Benua Biru
-
Mauro Zijlstra Resmi ke Persija Jakarta, Bos Sebut Investasi Jangka Panjang untuk Lini Depan Tim
-
Ledakan Petasan ke Emil Audero, Inter Milan Didenda Hampir Rp 1 Miliar!