Suara.com - Pemain diaspora, Amar Rayhan Brkic mengaku tidak ada masalah terkait adaptasinya bersama Timnas Indonesia U-17. Pemain yang berposisi sebagai winger kanan itu mengaku bisa mengikuti ritme permainan skuad Garuda Asia.
Amar Brkic sebenarnya baru bergabung dalam training camp (TC) Timnas Indonesia U-17 pada 8 Oktober lalu. Tak butuh waktu lama, ia sudah menunjukkan talenta luar biasa bersama tim Merah Putih.
Meski belum lama bersama Timnas Indonesia U-17, Amar Brkic mengaku sangat menikmati latihan bersama Iqbal Gwijangge dan kawan-kawan.
"Latihan saya bersama tim sangat luar biasa karena semua pemain dan pelatih baik terhadap saya. Sangat seru bersama dan waktu yang menyenangkan bersama mereka," kata Amar Brkic di laman resmi PSSI, Jumat (20/10/2023).
"Tak ada masalah soal adaptasi," imbuh pemain kelahiran Frankfurt, Jerman, 11 Juni 2007 itu.
Saat ini, Amar Brkic membela tim Hoffenheim U-17 di Jerman. Sementara bersama Timnas Indonesia U-17, sang pemain sudah dua kali diturunkan pelatih Bima Sakti saat uji coba melawan Mainz U-19 dan SV Meppen U-17.
Amar Brkic pun sudah mencetak satu gol ketika melawan SV Meppen U-17, meski pada akhirnya ia tidak bisa membawa Timnas Indonesia U-17 memenangi pertandingan.
Amar Brkic menjadi salah satu pemain yang disiapkan untuk Piala Dunia U-17 2023 di mana Indonesia menjadi tuan rumah. Sang wonderkid pun mengaku akan sangat senang andai dipercaya Bima Sakti masuk ke dalam tim.
"Perasaan saya sangat campur aduk. Bahagia tentunya karena akan bermain di Piala Dunia U-17 untuk negara saya, Indonesia," tukasnya.
Baca Juga: Piala Dunia U-17 2023: Pelatih Maroko Merasa Timnas Indonesia akan Sulit Dikalahkan
Timnas Indonesia U-17 saat ini masih berada di Jerman dalam rangkaian TC persiapan Piala Dunia U-17 2023 Indonesia pada 10 November sampai 2 Desember mendatang.
Skuad Garuda Asia asuhan Bima Sakti berada di Grup A bersama Ekuador, Panama, dan Maroko.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis