Suara.com - Sebuah momen mengejutkan terjadi dalam laga Persib Bandung melawan PSS Sleman, di mana seorang petugas stadion mencabut bendera Palestina yang dipasang oleh seorang suporter Persib Bandung.
Kejadian ini menjadi viral dan menimbulkan pertanyaan di kalangan Bobotoh, suporter fanatik Persib Bandung.
Video insiden tersebut segera menyebar luas di berbagai platform media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @jktnewss.
Peristiwa tersebut terjadi saat laga sengit antara Persib Bandung dan PSS Sleman pada pekan ke-17 BRI Liga 1 2023-2024, yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada malam Sabtu, tanggal 28 Oktober 2023.
Awalnya, seorang suporter Persib Bandung, yang merupakan bagian dari kelompok Bobotoh, memasang sebuah bendera Palestina di dinding stadion.
Mereka melakukannya sebagai tanda solidaritas dengan rakyat Palestina yang saat ini tengah menghadapi situasi konflik serius dengan militer Israel.
Namun, momen tersebut tiba-tiba diwarnai oleh tindakan seorang petugas remaja yang mencabut bendera Palestina tersebut.
Petugas remaja itu didampingi oleh seorang petugas lain yang lebih tua, namun mereka tidak memberikan penjelasan yang jelas mengenai alasannya mencabut bendera tersebut.
Segera setelah insiden tersebut terjadi, salah seorang suporter Bobotoh yang melihatnya dengan marah mempertanyakan tindakan tersebut.
Baca Juga: Kalah dari Persib Bandung, Pelatih PSS Sleman Bertrand Crasson: Banyak Kesalahan jadi Penyebabnya
Dengan nada tinggi dan ekspresi sedikit jengkel, suporter Persib Bandung itu meminta agar bendera Palestina dipasang kembali.
"Hey, kenapa dicabut? Siapa yang suruh? Itu bendera Palestina, pasang lagi!" ucap salah satu Bobotoh dalam bahasa Sunda, seperti yang tercatat dalam akun Instagram @jktnewss.
Namun, petugas yang mencabut bendera Palestina hanya bisa menjawab dengan kebingungan, "Enggak tahu, disuruh sama itu," ungkap petugas remaja tersebut.
Hingga saat ini, alasan pasti mengapa petugas stadion tersebut mencabut bendera Palestina masih belum diketahui.
Menariknya, di berbagai stadion lain, bahkan di Eropa, bendera Palestina seringkali dikibarkan sebagai bentuk dukungan dan solidaritas terhadap rakyat Palestina yang tengah menderita akibat serangan militer Israel.
Konflik tersebut telah menelan banyak korban, terutama di kalangan anak-anak dan perempuan yang tak bersalah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi
-
Bosnia Kejutkan Kanada di Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Gol Lukic Bungkam Tuan Rumah
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Duo Korsel Memimpin
-
Kiper Nigeria Bikin Kaum Hawa Terpesona! Ini Dia Pemain Paling Tampan di Piala Dunia 2026
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026