Suara.com - The Thao 247, sebuah media Vietnam, memberikan penilaian terhadap strategi Timnas Indonesia dalam persiapan menghadapi Timnas Vietnam. Mereka mengungkapkan bahwa Timnas Indonesia tampaknya terlalu bergantung pada naturalisasi pemain Eropa sebagai bagian dari upaya mereka untuk mengalahkan Timnas Vietnam.
Penilaian ini muncul setelah munculnya kabar bahwa dua pemain keturunan Eropa, Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On, kemungkinan akan segera menjadi bagian dari Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.
Jay Idzes, yang saat ini bermain untuk klub Italia di Serie B, Venezia FC, adalah salah satu dari dua pemain tersebut.
Pemain berusia 23 tahun ini baru-baru ini pindah ke Venezia FC pada bulan Juli 2023 setelah sebelumnya bermain untuk klub Belanda, Go Ahead Eagles.
Selama bermain untuk Venezia, Idzes telah tampil sebanyak 10 kali dalam berbagai kompetisi musim ini, menunjukkan kontribusinya yang cukup signifikan.
Sementara itu, Nathan Tjoe-A-On, pemain lain yang dikabarkan akan merapat ke Timnas Indonesia, bermain untuk Swansea City, sebuah klub di Divisi Championship Liga Inggris.
Ini merupakan pengalaman pertamanya bermain di Inggris setelah sebelumnya membela Excelsior di Belanda. Dengan usianya yang masih 21 tahun, Tjoe-A-On memiliki potensi yang menarik.
Perhatian Vietnam terhadap kedatangan dua pemain Eropa ini tampaknya menunjukkan bahwa Timnas Indonesia memiliki kebijakan yang lebih terfokus pada naturalisasi pemain Eropa dalam upaya mereka untuk bersaing di level internasional.
"Bersaing dengan Timnas Vietnam, Indonesia lebih banyak melakukan naturalisasi pemain Eropa," tulis The Thao 247.
Baca Juga: Ngeri Nih! Timnas Indonesia akan Kuliti Strategi Lawan di Piala Dunia U-17 dengan Cara Tak Biasa
Mereka juga menyebutkan bahwa PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) harus segera menyelesaikan prosedur naturalisasi untuk kedua pemain ini, Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On, agar mereka dapat memberikan kontribusi bagi Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia dan Timnas Vietnam akan bersaing dalam dua turnamen besar, yaitu babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dan Piala Asia 2023.
Mereka berdua berada dalam Grup F bersama Irak dan Filipina dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026, serta dalam Grup D bersama Jepang dan Irak dalam Piala Asia 2023.
Pertemuan mereka di berbagai turnamen ini akan menjadi momen panas dalam persaingan sepak bola di Asia Tenggara. Timnas Indonesia harus merencanakan strategi yang kuat untuk bersaing dengan Timnas Vietnam, terlepas dari fokus mereka pada naturalisasi pemain Eropa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kunci Kebijakan dan Investasi, Data Akurat Cegah Salah Ambil Keputusan
-
Kapal Tanker Minyak Dunia Lewat di Selat Bab al-Mandeb Dipastikan Gratis
-
Kim Se Jeong hingga Cho Han Gyeol Bintangi Drama Baru Bertema High School
-
Amerika Stres Iran Tak Hancur-hancur Diserang, Temui Jalan Buntu
-
Pengiriman 75 Ribu Bibit Sawit Palsu Digagalkan di Bandara Radin Inten II
-
4 Zodiak Paling Beruntung 1 Agustus 2026, Awal Bulan Panen Peluang Baik!
-
Daftar Harga BBM Pertamina Mulai 1 Agustus 2026
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo
-
Donald Trump Gereget Mau Rudal Fasilitas Nuklir Iran: Sampai Mereka Bilang Tak Tahan Lagi
-
Perkuat Industri Semikonduktor, PERURI Luncurkan Sandbox Desain Chip Merah Putih