Suara.com - Head of Marketing and Commercial, Piala Dunia U-17 2023 Marsal Masita angkat bicara mengenai calo tiket yang bertebaran. Ia meminta kepada penonton yang ingin menyaksikan pertandingan agar melalui website resmi FIFA karena calo sulit dihilangkan.
Beberapa waktu terakhir sedang ramai diperbincangkan harga selembar tiket menyaksikan Piala Dunia U-17 2023 sentuh angka Rp600 ribu. Itu terjadi saat Timnas Inggris vs Brasil di Jakarta International Stadium, Jumat (17/11/2023).
Memang antusias pecinta sepak bola menyaksikan duel Inggris vs Brasil di JIS begitu tinggi. Nah, kesempatan inilah yang dimanfaatkan calo-calo tiket mendapatkan keuntungan yang berlebih.
Padahal, andai penonton membeli tiket lewat website resmi harganya jauh lebih murah. Dari yang termurah laga-laga di JIS sepanjang fase grup adalah Rp75 ribu hingga paling mahal Rp125 ribu.
Marsal Masita mengakui sulit mengantisipasi calo yang berkeliaran di Piala Dunia U-17. Pasalnya, calo-calo tersebut juga membeli tiket sama seperti yang lainnya.
"Tentunya panitia LOC menyesalkan adanya oknum yang mendapatkan dan menjual tiket kepada konsumen dengan harga yang lebih tinggi. Seperti kita tahu adanya kasus calo ini terjadi di semua event yang high-demand," kata Marsal Masita saat dihubungi Suara.com, Sabtu (18/11/2023).
Marsal menjelaskan LOC sudah berusaha mengantisipasi pembelian tiket via calo. Salah satu caranya adalah melakukan penjualan tiket pertandingan sejak jauh-jauh hari.
"LOC sudah mencegah dengan membuka kesempatan lebih lama bagi semua fans yang ingin menonton dengan cara membuka penjualan tiket online sejak 16 September 2023. Tujuannya agar semua calon pembeli bisa mempunyai keleluasaan dalam membeli tiket dari jauh hari," terang Marsal.
"Di event manapun 'siapapun' yang memiliki identitas (KTP) bisa membeli tiket termasuk apabila pembeli tersebut adalah oknum calo," jelasnya.
Baca Juga: Welber Jardim dan Amar Brkic Bisa Perkuat Negara Lain usai Piala Dunia U-17 2023, PSSI Buka Suara
Nah, oleh sebab itu, Marsal meminta kepada seluruh pecinta sepak bola yang ingin menyaksikan pertandingan Piala Dunia U-17 bisa melalui jalur resmi agar tidak dirugikan.
Apalagi, Piala Dunia U-17 2023 akan memasuki babak 16 besar. Tentu, jalannya pertandingan serta antusiasnya bakal lebih besar lagi.
"Antisipasi kami terus menerus memberikan imbauan agar para penonton bisa segera membeli tiket yang tersedia via online sebelum kehabisan agar tidak perlu beli lewat Calo," terangnya.
"Saya juga mengajak dukungan masyarakat untuk beri dukungan kepada Indonesia sebagai tuan rumah untuk ramai-ramai beli tiket dan datang ke stadion."
"Ini adalah kesempatan langka untuk menyaksikan tim usia muda terbaik dunia sebagai inspirasi pengembangan sepak bola Indonesia yang kita harapkan akan bangkit dan maju," ia menambahkan.
Lebih lanjut, Marsal menyebut tiket untuk laga babak 16 besar masih tersedia. Nah, penonton bisa langsung membelinya lewat jalur resmi.
"Tiket (babak 16 besar) masih tersedia. Hoaks itu kalau ada yang bilang sudah habis," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Hasil Piala Dunia U-17: Meksiko Kalahkan Selandia Baru, Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke 16 Besar
-
Meksiko Menang, Timnas Indonesia U-17 Resmi Tersingkir dari Piala Dunia U-17 2023!
-
Timnas Jerman Tumbangkan Venezuela 3 Gol Tanpa Balas di Piala Dunia U-17
-
Hasil Piala Dunia U-17 2023: Tekuk Venezuela, Jerman Sapu Bersih Kemenangan di Grup F
-
Selandia Baru vs Meksiko Ditunda Akibat Cuaca Buruk, Penentuan Nasib Timnas Indonesia U-17 Ikut Molor
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan