Suara.com - Striker anyar Persik Kediri Irfan Bachdim mengaku terus berusaha keras untuk bisa segera nyetel dengan rekan-rekan di tim. Pemain keturunan Belanda itu baru saja bergabung pada bursa transfer putaran kedua di BRI Liga 1 2023/24.
Sebelumnya dia bergabung dengan Persis Solo namun tak banyak mendapat menit bermain. Kini Irfan terus mengejar kekurangan kondisi fisiknya agar tidak tertinggal dari rekan setim.
"Lama tidak main jadi harus latihan keras dulu biar lebih fit. Ya, meskipun saya latihan terus, tapi tentu saja memerlukan adaptasi untuk bermain di tim baru dengan rekan-rekan yang baru. Semoga secepatnya bisa kembali normal," ungkap Irfan seperti dikutip dari laman Liga Indonesia Baru
Kedatangan Irfan Bachdim di Persik diharapkan dapat mampu mendongkrak performa tim di paruh kedua BRI Liga 1 musim 2023/2024 ini.
Dengan pengalaman dan kemampuannya di usianya yang kini menginjak 35 tahun dia juga diberi tugas untuk membimbing para pemain muda tim berjuluk Macan Putih itu.
Hal ini sesuai dengan keinginan pelatih Persik Marcelo Ropide yang membutuhkan pemain berpengalaman dan mampu membantu tim mencapai targetnya musim ini.
"Targetnya dari pelatih maunya berada di posisi 5 besar. Kalau bisa kami harus kejar untuk bisa ke babak 4 besar," tandas Irfan Bachdim.
Saat ini Persik terus mempersiapkan tim jelang laga pekan ke-20 BRI Liga 1 2023/24 tandang melawan Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Senin (27/11/2023) mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan