Suara.com - Jakarta International Stadium (JIS) telah usai digunakan sebagai salah satu venue pertandingan Piala Dunia U-17 2023. FIFA menyebut rumput venue berkapasitas 82 ribu penonton itu yang terbaik dari tiga lainnya.
Selain JIS, tiga venue dipakai untuk gelaran Piala Dunia U-17 2023. Stadion tersebut adalah Si Jalak Harupat (Bandung), Manahan (Solo), dan Gelora Bung Tomo (Surabaya).
Adapun sebanyak 16 pertandingan dimainkan di JIS. Itu dimulai dari fase grup hingga babak perempat final sukses dimainkan meski sempat ada insiden saat duel Brasil vs Argentina.
Laga tersebut sempat ditunda karena cuaca ekstrem. Namun, setelah 30 menit pertandingan bergengsi itu dapat dilanjutkan di mana Argentina keluar sebagai pemenang.
Akan tetapi, FIFA dalam keterangannya membantah duel Brasil vs Argentina di JIS beberapa waktu lalu ditunda karena adanya genangan air. Sebaliknya FIFA memuji JIS bisa menyelenggarakan 16 laga dalam tempo 15 hari dengan optimal.
Hal ini kata FIFA, membuktikan kualitas lapangan yang baik. Bahkan, FIFA Pitch Management yang memonitor dan mengawal langsung dari awal hingga akhir turnamen, menganggap kualitas rumput JIS adalah yang terbaik di antara tiga stadion lain.
Mereka menilai sistem drainase dan rumput JIS sangat baik. Ini terbukti dengan cepatnya lapangan menyerap air yang sempat masuk akibat intensitas hujan yang tinggi.
FIFA Pitch Management menilai rumput JIS sudah memenuhi persyaratan FIFA secara menyeluruh. Sehingga bisa diselenggarakan pertandingan internasional.
"Visibilitas rumput yang baru 3 minggu dipasang memang belum maksimal namun pantulan dan aliran bola selama 16 match di JIS merupakan yang terbaik diantara 3 venue lain," kata Pitch Management FIFA dalam keterangannya seperti diterima Suara.com.
Baca Juga: [HOAKS] Video Presiden FIFA Marah JIS Banjir, Sebut Indonesia Tak Pantas Gelar Piala Dunia
Kini pertandingan Piala Dunia U-17 yang tersisa, yakni semifinal dan partai puncak akan digelar di Stadion Manahan, Solo. Adapun untuk JIS, pihak pengelola dan FIFA sudah bersepakat untuk terus berkoordinasi agar standar stadion kebanggaan masyarakat Jakarta itu bisa menjadi lebih baik lagi.
"JIS dan FIFA pitch management juga sepakat terus melakukan kordinasi setelah U-17 agar ke depannya rumput yang dirawat dan dimonitor secara rutin oleh JIS dan FIFA juga melalui PSSI pitch management bisa menjadi venue yang siap dan lebih baik lagi ke depan nya," sambungnyan
FIFA pun menilai rumput JIS sangat optimal meski digunakan dalam intensitas tinggi. Sebagai gambaran, sepanjang Piala Dunia U-17, total 16 laga berlangsung di JIS.
Ke-16 laga itu dilakukan hanya dalam tempo 15 hari. Ini berarti nyaris setiap harinya JIS memainkan laga sepak bola level atas.
Jika dikomparasi dalam kompetisi, JIS layaknya memainkan jumlah pertandingan yang sama dengan setengah musim liga yang berlangsung dalam jangka waktu 3-4 bulan.
Berita Terkait
-
Preview Argentina vs Jerman di Semifinal Piala Dunia U-17 2023: Pembuktian Dua Wonderkid
-
Piala Dunia U-17 2023: Asa Prancis Melaju ke Final tanpa Kebobolan, Mali Siap Bikin Kejutan
-
Prediksi Argentina vs Jerman, Semifinal Piala Dunia U-17 2023: Catatan Laga, Susunan Pemain, hingga Live Streaming
-
Piala Dunia U-17 2023: Hadapi Mali, Jean-Luc Vannuchi Berambisi Bawa Prancis ke Final Tanpa Kebobolan Gol
-
Prancis vs Mali: Ambisi Les Bleus Melaju ke Final Piala Dunia U-17 2023 Tanpa Kebobolan
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi