Suara.com - Meski minus dua pemain pilar, Galatasaray tetap percaya diri bisa menjungkalkan tamunya, Manchester United dalam lanjutan Liga Champions 2023/2024. Jagoan Turki itu pede bisa menang dan membuat Manchester United merana.
Galatasaray akan menjamu Manchester United dalam matchday 5 Grup A Liga Champions 2023/2024 yang sangat vital bagi kedua tim. Laga akan digelar di Rams Park, Istanbul, Turki, Kamis (30/11) dini hari nanti pukul 00:45 WIB.
Persaingan untuk jadi runner-up Grup A untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions, menemani Bayern Munich, memang masih sangat panas.
Klasemen Grup A dipimpin oleh Bayern, yang sudah pasti lolos ke babak 16 besar dan jadi juara grup, dengan poin sempurna 12 dari empat laga.
Di belakang Bayern, ada FC Copenhagen dan Galatasaray yang masing-masing memiliki 4 poin.
Sementara Manchester United menempati posisi terbawah dengan 3 poin, usai baru sekali menang dan tiga kali kalah dari empat laga yang mereka lakoni sejauh ini.
Jika mampu mengalahkan Manchester United dini hari nanti, kans Galatasaray lolos ke fase gugur Liga Champions 2023/2024 akan sangat terbuka lebar, terlebih jika di laga lainnya Copenhagen kalah di markas Bayern.
Jika itu terjadi, Galatasaray hanya butuh hasil imbang di matchday terakhir nanti melawan Copenhagen untuk lolos ke babak 16 besar.
Sementara bagi Manchester United, situasinya bisa dibilang jauh lebih simpel. Setan Merah wajib mengalahkan Galatasaray dini hari nanti untuk tetap menjaga asa mereka lolos ke fase gugur.
Kekalahan di Stadion Rams Park akan menutup kans Bruno Fernandes dan kawan-kawan lolos ke 16 besar Liga Champions musim ini.
Main di kandang sendiri, Galatasaray sendiri tentu bernafsu untuk memetik poin maksimal.. Terlebih, tim berjuluk Cimbom itu akan bermain di depan publik sendiri di depan puluhan ribu suporter Turki yang dikenal sangat fanatik.
Akan tetapi, dilansir media Turki, Sabah, Galatasaray mungkin akan bermain tanpa dua pemain pilarnya. Duo bek, Davison Sanchez dan Abdulkerim Bardakci hampir pasti bakal absen melawan Manchester United.
Sementara Sanchez harus absen karena cedera pada otot belakang kiri atas, Bardakci masih bisa masuk skuad hari pertandingan jika dia berhasil melewati tes kebugaran di saat-saat terakhir.
Meski tidak full team, pelatih Galatasaray, Okan Buruk tetap optimis pasukannya bisa meraih hasil positif dan menutup peluang Manchester United melaju lebih jauh di Liga Champions musim ini.
"Target kami adalah mendapatkan keuntungan dalam persaingan di grup ini. Untuk bisa mendapatkan keuntungan itu, kami harus bisa mengalahkan Manchester United," ucap pelatih Galatasaray, Okan Buruk.
"Jika kami menang, setidaknya kami digaransi lolos ke Liga Europa. Kami sudah menang di kandang Manchester United, saya tak melihat alasan kami tidak bisa melakukannya di kandang kami," tukas eks gelandang Timnas Turki itu.
Pada pertemuan pertama kedua tim di Grup A, yakni pada matchday 2 awal Oktober lalu, Galatasaray memang sukses mencuri kemenangan 3-2 saat bertandang ke Old Trafford markas Manchester United.
Berita Terkait
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Latihan Timnas Belanda Memanas, Eks Striker Manchester United Hajar Rekan Sampai Cedera
-
Carlos Franca Resmi Tinggalkan Persijap, Gabung Klub Peserta Kualifikasi Liga Champions
-
Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris
-
Piala Dunia 2026 Sedang Panas, Ryan Giggs Pilih Basah-basahan dengan Wanita Muda
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey