Suara.com - Pelatih Manchester United, Erik ten Hag benar-benar sedang berada dalam tekanan berat. Juru taktik asal Belanda itu pun diprediksi tinggal punya tiga pertandingan untuk menentukan nasibnya, apakah dipecat atau tetap dipertahankan.
Krisis Manchester United musim ini nampaknya kian menjadi-jadi menyusul kekalahan di kandang Newcastle United. Dikabarkan lebih dari 50 persen ruang ganti Manchester United sudah hilang respek pada pelatih Erik ten Hag.
Musim 2023/2024 baru memasuki awal Desember, Manchester United telah menelan 10 kekalahan di lintas ajang.
Kekalahan teranyar didapat dari tuan rumah Newcastle dengan skor 0-1 pada laga pekan ke-14 Liga Inggris, Minggu (3/12) dini hari WIB lalu.
Seperti diklaim media ternama Inggris, Sky Sports, Selasa (5/12), Erik ten Hag telah kehilangan kendali di ruang ganti Manchester United.
Separuh ruang ganti Setan Merah sudah tak lagi mendukung pelatih 53 tahun asal Belanda itu yang disebut bergaya "robot".
Eks pemain Arsenal yang kini aktif sebagai pandit sepak bola Inggris, Paul Merson, meyakini jika manajemen Manchester United akan memecat Ten Hag, meski sang pelatih berkepala plontos masih terikat kontrak di Old Trafford hingga 2025, jika tim kalah dalam tiga pertandingan ke depan di bulan Desember ini.
Menurut Merson, tiga pertandingan ke depan di lintas ajang akan menentukan nasib Ten Hag. Jika Manchester United memetik hasil negatif, apalagi sampai kalah beruntun, eks juru taktik FC Utrecht dan Ajax itu pasti didepak dari kursi kepelatihan Setan Merah.
“Jika mereka kalah dari Chelsea dan Bournemouth (di Liga Inggris), serta Bayern Munich (di Liga Champions), saya tidak melihat bagaimana Ten Hag bisa mempertahankan pekerjaannya. Saya yakin ia dipecat,” kata Merson seperti dilansir Sportskeeda, Selasa (5/12).
Baca Juga: Ironi Pemain dengan Gaji Paling Tinggi di Manchester United, Ternyata Paling Indisipliner
“Saya pikir mereka akan mengalahkan Bournemouth, dan mereka bisa tampil baik melawan tim Bayern Munich yang sudah lolos ke babak 16 besar (Liga Champions), tapi jika yang terjadi sebaliknya, Ten Hag bisa mengucapkan selamat tinggal," sambungnya.
"Anda tidak pernah tahu apa yang Anda bisa harapkan dan dapatkan dari Manchester United musim ini. Mereka buruk, mereka sangat inkonsisten," celoteh eks penyerang Timnas Inggris itu.
Terdekat, Manchester United akan menjamu Chelsea pada laga pekan ke-15 Liga Inggris di Old Trafford pada Kamis (7/12) dini hari WIB.
Setelah itu, Manchester United juga akan bermain kandang di Old Trafford pada lanjutan Premier League, 9 Desember nanti.
Laga kandang melawan Bayern di matchday terakhir fase grup Liga Champions, di mana Manchester United wajib menang jika ingin lolos ke 16 besar, jadi penutup 'trilogi' penampilan Setan Merah di Old Trafford dalam jadwal ke depan.
Memang benar, jika Manchester United menuai hasil negatif dalam tiga partai kandang ini, sangat mungkin Ten Hag sudah kehilangan jabatannya di tim Setan Merah sebelum lawatan ke Anfield, markas sang rival abadi, Liverpool dalam super big match Liga Inggris pada 17 Desember 2023.
Berita Terkait
-
Aston Villa Jalal Stadion GBK, Alejandro Garnacho Cs Latihan di Bawah Terik Matahari
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
-
Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan