Suara.com - Santos FC untuk pertama kali dalam sejarah klub berdiri selama 111 tahun, harus terdegradasi dari kasta tertinggi kompetisi Brasil.
Santos FC dipastikan terdegradasi usai dikalahkan Fortaleza pada Kamis (7/12/2023) siang WIB. Kekalahan ini membuat Santos terpuruk di papan bawah klasemen.
Kekalahan itu membuat Santos menghuni peringkat ke-17 klasemen Liga Serie A Brasil atau di batas akhir zona degradasi.
Mantan klub legenda Brasil, Pele ini cuma mengoleksi 43 poin dari 38 pertandingan di musim 2023. Santos cuma meraih 11 kemenangan, 10 kali imbang, dan 17 kali kalah.
Terdegradasinya Santos FC menjadi pukulan keras bagi masyarakat kota Santos. Tak pernah terbayangkan oleh mereka mantan klub Neymar tersebut bermain di kasta kedua.
Dengan begini, tersisa hanya dua klub Brasil yang belum pernah terdegradasi ke kasta kedua yaitu Sao Paulo dan Flamengo.
Lantas, seperti apa sepak terjang dari Santos FC hingga bisa terdegradasi musim ini?
Santos Futebol Clube, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Santos FC didirikan pada 14 April 1912, klub ini telah menjadi bagian integral dari sejarah sepak bola Brasil dan memiliki warisan yang kaya akan prestasi.
Santos FC lahir di kota Santos, negara bagian São Paulo, Brasil. Klub ini didirikan oleh sekelompok pemuda yang memiliki semangat dan cinta akan sepak bola.
Pada tahun 1950-an dan 1960-an, Santos FC mencapai puncak kejayaannya di bawah bimbingan pelatih terkenal, Osvaldo Brandão, dan kemudian di bawah kepemimpinan ikon sepak bola Brasil, Pelé.
Pele, yang dianggap sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa, memimpin Santos memenangkan berbagai gelar, termasuk Copa Libertadores dan Piala Interkontinental.
Warna tradisional Santos FC adalah hitam dan putih. Seragam klub ini terkenal dengan desain yang sederhana namun klasik, mencerminkan keanggunan dan kekuatan. Lambang klub menampilkan gambar kapal pesiar diatas bola sepak, mencerminkan identitas pelabuhan kota Santos.
Santos FC berkandang di Estádio Urbano Caldeira atau lebih dikenal dengan nama Vila Belmiro. Stadion ini menjadi saksi berbagai kemenangan gemilang dan momen bersejarah klub dengan kapasitas sekitar 16.798 penonton,
Secara historis, Santos adalah tim tersukses kedua di Brasil, setelah memenangkan sembilan trofi domestik, dan salah satu klub sepak bola paling terkenal di dunia, setelah memenangkan delapan trofi internasional.
Berita Terkait
-
Luis Suarez Cetak Brace Pada Laga Terakhirnya bersama Gremio di Liga Brasil
-
Ada Neymar, Berikut Deretan Bintang Dunia yang Pernah Meramaikan Piala Dunia U-17
-
Tak Perlu Capek Main Bola, Neymar Tetap Dapat Uang Rp 2 Triliun
-
Dandani Anak Pakai Jersey Bola dengan Tubuh Penuh Luka untuk Kostum Halloween, Kim Kardashian Dihujat Tak Sensitif
-
Neymar Fokus Pemulihan Fisik Setelah Sukses Jalani Operasi Lutut
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
4 Negara yang Lawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Rapor Mentereng Dony Tri Pamungkas, Bikin Pelatih Timnas Indonesia Terkesima
-
Titik Terang Polemik Paspor, 4 Pemain Timnas Indonesia Tak Akan Lama Dibekukan Klub Belanda
-
Frans Putros dan Patricio Matricardi Absen Lawan Semen Padang, Bojan Tak Khawatir
-
Bukan Calvin Verdonk, Pesan Pemain Senilai 12 Miliar Jadi Motivasi Dony Tri Pamungkas
-
Alasan Maarten Paes Lolos Sanksi 'Skandal Paspor' KNVB
-
Rahasia Dony Tri Pamungkas Gocek Dua Pemain Bulgaria Sampai Tabrakan
-
Dean James hingga Justin Hubner Terancam Tak Lagi Bisa Bela Timnas Indonesia Buntut Skandal Paspor
-
Justin Hubner Cuma Bisa Geleng-geleng Isu Paspor di Liga Belanda
-
Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan: Andai Tahu Begini, Saya Pilih Timnas Indonesia