Suara.com - Penampilan RANS Nusantara FC yang ganas di awal BRI Liga 1 musim ini kini loyo dan menjadi sorotan. Pelatih tim berjuluk The Prestige Phoenix Eduardo Almeida pun mengungkap salah satu faktor dibalik inkonsistensi performa anak-anak asuhnya.
Seperti diketahui, RANS Nusantara FC ganas di putaran pertama BRI Liga 1 2023/2024. Tim milik selebritas Raffi Ahmad itu bisa bersaing di papan atas klasemen.
Melawan Tim-tim besar pun mereka tidak kendur. Persebaya ditahan imbang 2-2, Borneo FC seri 1-1, Arema FC mereka kalahkan 1-0, Bali United ditundukkan 2-1, hingga Persija dibungkam 2-1,
Namun, memasuki putaran kedua BRI Liga 1 penampilan RANS Nusantara FC menjadi loyo. Bak kendaraan yang tidak bisa berlari akibat kehabisan bensin, RANS sangat sulit mendapatkam kemenangan.
Di enam pertandingan terakhir, RANS Nusantara tidak mendapat tiga poin. Catatannya adalah tiga kekalahan dan tiga imbang.
Eduardo Almeida menjelaskan RANS Nusantara FC punya masalah di lini depan. Mereka kesulitan memanfaatkan peluang untuk dijadikan sebuah gol.
“Faktornya, kami kebobolan dan tidak mencetak gol, bahkan ketika tidak kebobolan, kita tidak menang tanpa menghasilkan satu gol pun, jadi ini adalah salah satu masalahnya," kata Eduardo Almeida dalam keterangannya.
"Kami harus mengatasinya, kami harus lebih agresif dalam proses ofensif," jelas mantan juru formasi Arema FC itu.
Tak hanya di lini depan, Almeida mengaku timnya juga bermasalah di lini belakang. Menurut Almeida semua terjadi karena ia tak bisa menurunkan kekuatan terbaik menyusul absennya sejumlah pemain.
"Lalu tentang defensive, kami ada yang cedera dan terkena akumulasi. Kita kekurangan pemain di setiap laga, sehingga harus menempatkan pemain yang bukan di posisi aslinya," ucapnya.
"Tentunya, mereka (pemain) selalu mencoba yang terbaik, tetapi ini tidak sama dengan pemain yang benar-benar center-back sejati ketika kita harus melakukan penyesuaian di posisi tersebut,” pungkasnya.
RANS Nusantara FC saat ini menduduki posisi lima klasemen sementara BRI Liga 1 dengan 32 poin. Posisi mereka terancam digeser tim lain jika gagal meraih tiga poin di laga ini.
Berikutnya, RANS Nusantara FC akan melakoni laga berat melawan Borneo FC pada 16 Desember mendatang. Seperti diketahui Pesut Etam adalah pemuncak klasemen sementara BRI Liga 1 musim ini.
Berita Terkait
-
Pemain Asing Persija Terpukau dengan Kemegahan Stadion Gelora Bung Tomo, Siap All Out Hadapi Persebaya
-
Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi Berat, Persikabo 1973 Siap Banding
-
BRI Liga 1: Duel Persebaya vs Persija Bukan Laga Istimewa di Mata Thomas Doll
-
BRI Liga 1: Persija Masih Angin-anginan, Thomas Doll Tak Ambil Pusing Soal Tiga Pemain Asing Baru Persebaya
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?