Suara.com - Steve Darby, mantan Pelatih Timnas Thailand yang berasal dari Inggris, memberikan pandangannya mengenai persaingan di Grup D Piala Asia 2023.
Grup yang dihuni oleh Timnas Indonesia akan melibatkan pertarungan sengit dengan tim-tim seperti Irak, Vietnam, dan Jepang.
Dengan keyakinan yang tersirat, Darby menyatakan bahwa Jepang diyakini akan menjadi kekuatan utama dalam Grup D.
Oleh karena itu, persaingan yang paling sengit kemungkinan terjadi dalam perburuan untuk merebut tiket sebagai runner-up grup.
Sebaliknya, dalam prediksinya, Darby menilai bahwa Timnas Indonesia memiliki potensi untuk menjadi kejutan dalam Piala Asia 2023, didasarkan pada beberapa faktor tertentu.
Punya Fans yang Fanatik
Steve Darby memiliki pandangan khusus terkait Timnas Indonesia.
Menurutnya, Timnas Indonesia tidak hanya unggul dalam segi materi pemain, tetapi juga didukung oleh kelompok pendukung yang sangat bersemangat, yaitu para fans setia.
Beliau menilai bahwa kekuatan tim bukan hanya terletak pada kemampuan individu pemain, melainkan juga pada dukungan luar biasa dari basis penggemar yang selalu memberikan semangat dan motivasi ekstra.
Baca Juga: Marselino Ferdinan Punya Kekasih Baru, Aktris Cantik Mantan Pacar Adik Ipar Egy Maulana
Dengan kombinasi materi pemain yang berkualitas dan dukungan fanatik, Steve Darby melihat potensi besar bagi Timnas Indonesia untuk menciptakan kejutan dan penampilan yang membanggakan dalam ajang Piala Asia 2023.
"Indonesia juga punya banyak pemain bagus dan fans yang sangat bersemangat,"
Federasi yang Sudah Mulai Memberikan Dukungan Maksimal
PSSI, sebagai induk sepak bola nasional, kini telah memulai memberikan dukungan maksimal kepada tim yang diasuh oleh Shin Tae-yong.
Dukungan ini dianggap sebagai modal utama yang akan menjadi kunci bagi tim tersebut untuk tampil dengan kejutan dalam Piala Asia 2023.
PSSI, dengan berbagai upaya dan sumber daya yang mereka alokasikan, berkomitmen untuk memberikan segala bentuk dukungan yang diperlukan agar tim dapat bersaing secara optimal di panggung sepak bola Asia.
Dengan adanya dukungan penuh dari PSSI, diharapkan timnas dapat merasakan semangat positif dan keyakinan untuk menampilkan penampilan yang mengesankan dan mungkin menciptakan kejutan dalam kompetisi prestisius tersebut.
"Jika mereka dapat menstabilkan situasi dan mendapat dukungan tepat waktu, mereka akan menjadi tim yang kuat."
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial