Suara.com - Ernando Ari Sutaryadi dilaporkan mengalami cedera sebelum mengikuti training camp (TC) Timnas Indonesia di Turki, yang terjadi pasca pertandingan antara Persebaya Surabaya dan Persis Solo pada Rabu, (13/12).
Tentunya, masih menjadi tanda tanya apakah cedera yang menimpa Ernando Ari Sutaryadi akan pulih dengan cepat menjelang dimulainya TC Timnas Indonesia.
Sebagai kiper utama Timnas Indonesia, Ernando Ari Sutaryadi berasal dari Persebaya Surabaya, dan ia telah memberikan kontribusi besar, termasuk penyelamatan pentingnya dalam pertandingan terakhir Timnas melawan Filipina dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Ketika Ernando mengalami cedera, nama Muhammad Riyandi, kiper Persis Solo, muncul sebagai favorit utama untuk menggantikan posisi kiper utama Timnas.
Riyandi bahkan sering kali menjadi pengganti Ernando di Timnas, seperti yang terlihat saat melawan Filipina di mana ia duduk di bangku cadangan.
Suporter Timnas dengan antusias memperjuangkan posisi Riyandi sebagai pengganti Ernando, seperti yang terlihat dalam dukungan di media sosial, "Riyandi Time," kata @5_anam***, sebagaimana dikutip dari akun Instagram @futboll.indonesiaa.
Tak hanya itu, @ufoundho*** menambahkan, "Riyandi siap naik." Seluruh harapan dan dukungan tampaknya mengarah pada potensi kontribusi besar Riyandi dalam menjaga gawang Timnas.
Ernando Ari cedera parah pada pertandingan melawan Persis Solo di laga lanjutan BRI Liga 1 pada Rabu (13/12/2023).
Cedera yang dialami Ernando Ari terjadi pada menit ke-73, membuatnya harus menerima perawatan intensif dan bahkan harus ditarik keluar lapangan dengan tandu karena cedera pada kakinya.
Baca Juga: Media Vietnam Waspadai Asnawi Mangkualam Jelang Piala Asia 2023, 3 Kelebihan Ini Jadi Sorotan
Pada akhirnya tidak dapat melanjutkan pertandingan dan digantikan oleh Andhika Ramadhani.
Setelah pertandingan, pelatih Persebaya, Uston Nawawi, mengonfirmasi bahwa Ernando mengalami cedera engkel yang signifikan.
"Ernando engkelnya sakit ya mas," ujar Uston Nawawi usai pertandingan Persebaya Surabaya vs Persis Solo, Rabu (13/12/2023) malam.
Detail lebih lanjut tentang seberapa parahnya cedera Ernando tidak dijelaskan oleh Uston Nawawi.
Saat pemain Persebaya kembali ke bus, Ernando Ari terlihat kesulitan berjalan, memerlukan bantuan dari rekan setimnya.
Kabar ini menjadi kekhawatiran serius bagi timnas Indonesia yang sebentar lagi akan berpartisipasi dalam Piala Asia 2023, yang akan diselenggarakan kurang dari sebulan lagi, tepatnya pada 12 Januari 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil