Suara.com - Gelandang PSS Sleman, Esteban Vizcarra, merasa kecewa dengan keputusan penalti yang diberikan wasit pada pertandingan pekan ke-23 BRI Liga 1 2023-2024 melawan Persija Jakarta. Pertandingan berakhir dengan kekalahan 0-1 bagi Super Elja di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu, 16 Desember 2023 malam WIB.
Skor 1-0 untuk Persija Jakarta tercipta lewat gol Ondrej Kudela melalui titik penalti di penghujung pertandingan BRI Liga 1.
Futoshi Nakamura, wasit asal Jepang yang memimpin laga, memberikan penalti kepada tuan rumah setelah bek PSS, Marko Simic, melakukan pelanggaran terhadap salah satu pemain Persija.
Esteban Vizcarra menyatakan ketidakpuasan timnya dalam konferensi pers usai pertandingan pada Minggu, 17 Desember 2023.
"Meskipun kami bermain bagus sepanjang 90 menit dan tidak banyak melakukan protes, keputusan wasit memberikan penalti di menit 90 membuat kami merasa kecewa," ujar Vizcarra.
Kekecewaan ini muncul karena PSS telah menunjukkan kinerja terbaiknya dalam pertandingan tersebut.
Namun, hasil kerja keras itu sirna akibat keputusan kontroversial wasit.
"Kami telah berjuang keras di Stadion Patriot Candrabhaga, tapi sayangnya, wasit memberikan penalti dua menit menjelang akhir pertandingan. Malam itu tidak berjalan baik bagi kami," keluh Vizcarra.
Pelatih Risto Vidakovic juga menyampaikan ketidakpuasannya dan berpendapat bahwa PSS seharusnya meraih hasil imbang dalam pertandingan tersebut.
Walaupun mengalami kekalahan, Risto Vidakovic tetap bangga dengan perjuangan pemainnya yang telah memberikan usaha terbaik. Menurutnya, kekalahan ini disebabkan oleh faktor ketidakberuntungan semata.
"Saya bangga dengan dedikasi pemain PSS Sleman, mereka memberikan 100 persen kemampuan, namun sayangnya, kami tidak beruntung," tambahnya usai laga BRI Liga 1 itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam