Suara.com - Timnas Indonesia sedang bersiap untuk menghadapi Piala Asia 2023 yang akan berlangsung pada 12 Januari hingga 10 Februari 2024. Sebagai bagian dari persiapan, skuad Garuda akan menjalani dua pertandingan uji coba melawan Libya dan Iran.
Pertandingan uji coba melawan Libya akan digelar pada 2 dan 5 Januari 2024 di Turki. Sedangkan pertandingan uji coba melawan Iran akan digelar pada 9 Januari 2024 di Doha, Qatar.
Dipilihnya Libya dan Iran sebagai lawan uji coba bukanlah tanpa alasan. Kedua tim tersebut merupakan tim kuat di kawasan Asia. Libya saat ini menempati peringkat 59 FIFA, sedangkan Iran menempati peringkat 21 FIFA.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengatakan bahwa pertandingan uji coba melawan Libya dan Iran akan menjadi kesempatan timnya mengasah kemampuan dalam misi "menaklukan" Piala Asia 2023.
“Untuk lawan Libya memang yang paling cocok ya Libya, jadi akhirnya dipilih,” kata Shin Tae-yong saat ditemui di Jakarta, Selasa (19/12/2023).
"Dan untuk lawan Iran, memang setelah ke Doha, hanya Iran yang bisa kita hadapi, dan memang kita bisa antisipasi juga untuk pertandingan pertama melawan Irak di Piala Asia."
Shin Tae-yong juga mengatakan bahwa pertandingan uji coba melawan Libya dan Iran akan menjadi tantangan bagi timnas Indonesia.
Hal itu turut mendasari keputusannya memanggil 29 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan ke Turki. Menurut juru taktik asal Korea Selatan itu, jumlah pemain untuk didaftarkan ke Piala Asia memang 26, namun tiga pemain dipersiapkan sang pelatih untuk berjaga-jaga seandainya ada masalah cedera atau masalah lain.
“Untuk Piala Asia entry-nya memang hanya 26 pemain, jadi akan dibawa 26 pemain. Untuk pertandingan memang 23 pemain, tetapi saya akan membawa 26 pemain ke Piala Asia," kata Shin Tae-yong.
Baca Juga: Alasan Timnas Indonesia Pilih Libya dan Iran Sebagai Lawan Uji Coba Jelang Piala Asia 2023
"Untuk masuk kriteria saya, harus tidak ada cedera, dan harus mengorbankan diri untuk tim. Itulah mereka-mereka yang akan bisa masuk ke timnas."
Terkait peluang untuk menaklukan Piala Asia 2023, Shin Tae-yong sendiri tidak memberikan target muluk untuk timnya. Dia menyebut Garuda setidaknya harus bisa lolos dari fase grup.
“Target kami adalah 16 besar. Untuk itu saya akan berusaha, dan tim ini juga demikian," tegas Shin Tae-yong.
Piala Asia 2023 akan berlangsung pada 12 Januari sampai 10 Februari 2024. Indonesia menempati Grup D bersama raksasa Asia Jepang, Irak, dan musuh bebuyutan di Asia Tenggara, Vietnam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman