Suara.com - Kiper naturalisasi Timnas Vietnam, Filip Nguyen langsung menebar janji sekaligus ancaman untuk rival-rival The Golden Star Warriors pasca dipanggil mengikuti pemusatan latihan jelang Piala Asia 2023.
Filip Nguyen menjadi satu dari 34 pemain yang dipanggil pelatih Philippe Troussier untuk mengikuti persiapan Vietnam jelang Piala Asia 2023.
Sang kiper merupakan pemain yang memiliki darah Republik Ceko dan baru dinaturalisasi Vietnam beberapa pekan jelang turnamen akbar negara-negara Asia ini.
Menyitat TheThao247, Selasa (26/12/2023), Filip Nguyen pun langsung menyampaikan komitmennya pasca dipanggil mengikuti pemusatan latihan.
"Halo, saya Filip Nguyen. Ini benar-benar momen yang luar biasa bagi saya. Setelah berusaha selama 9 tahun, saya akhirnya memiliki kewarganegaraan Vietnam," kata Filip Nguyen.
"Perjalanan menunggu momen ini sudah lama namun minggu lalu akhirnya tiba dan menjadi kenyataan."
"Saya sangat bahagia dan keluarga saya merasa sangat bangga. Ini jelas merupakan langkah maju yang sangat penting bagi karier saya."
Lebih jauh, Filip Nguyen menegaskan siap memberikan kemampuan terbaik untuk Vietnam. Dia mengancam calon lawan Vietnam di Piala Asia 2023 dengan menegaskan siap mati-matian agar tidak mengecewakan fans.
Sebagai informasi, Vietnam tergabung di Grup D pada Piala Asia 2023. Merka akan bersaing dengan Jepang, Irak dan Timnas Indonesia.
Baca Juga: Angin Segar Bagi Shin Tae-yong usai AFC Ubah Aturan Jelang Piala Asia 2023
Filip Nguyen berharap bisa mendapat kepercayaan Filip Troussier. Andai dipercaya tampil, dia mengaku bakal berusaha memberikan yang terbaik.
"Percayalah kepadaku. Saya akan mencoba yang terbaik untuk membantu tim Vietnam. Aku akan mencurahkan seluruh kemampuanku untuk itu," kaga Filip Nguyen.
Filip Nguyen dan rekan satu timnya akan berlatih di Hanoi sebelum terbang ke Qatar mendekati pembukaan Piala Asia 2023 yang bakal bergulir dari 12 Januari hingga 10 Februari 2024.
Berita Terkait
-
Timnas Vietnam Langsung Kena Sial usai Umumkan Skuad untuk Piala Asia 2023
-
Timnas Indonesia Tak Patok Target Tinggi di Piala Asia 2023, PSSI Dukung Keputusan Shin Tae-yong
-
Timnas Vietnam Rilis Skuad untuk Piala Asia 2023, Philippe Troussier Siapkan Kekuatan Terbaik
-
Ada Justin Hubner, Muhammad Riyandi: Timnas Indonesia Layak Pede Bertarung di Piala Asia 2023
-
Bukan Ngadi-ngadi, Waketum PSSI: Timnas Indonesia Lolos 16 Besar Piala Asia Realistis Kok
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci