Suara.com - Pemain Timnas Indonesia Yakob Sayuri mengaku permainan skuad Garuda masih berantakan jelang Piala Asia 2023. Hal itu ia ungkapkan setelah tim besutan Shin Tae-yong dilibas Libya di dua laga uji coba.
Timnas Indonesia kalah 1-2 oleh Libya dalam uji coba yang berlangsung, Jumat (5/1/2024), di Turki. Sebelumnya, pada 2 Januari, Yakob Sayuri dan kawan-kawan dibantai Libya empat gol tanpa balas.
"Pertama-tama, saya apresiasi kinerja teman-teman di pertandingan tadi (kemarin) dan mungkin dilihat sendiri di pertandingan tadi masih ada kesalahan-kesalahan yang dilakukan, baik itu individu maupun sebagai tim," kata Yakob Sayuri dalam keterangan yang diterima Suara.com, Sabtu (6/1/2024).
Piala Asia 2023 tentu bukan kejuaraan biasa. Timnas Indonesia yang tergabung di Grup D harus bersaing dengan Irak, Vietnam, dan Jepang.
Timnas Indonesia sama sekali tidak diunggulkan di grup ini. Namun, Yakob Sayuri dan kawan-kawan mengusung target lolos ke babak 16 besar.
"Semoga beberapa hari ke depan menjelang Piala Asia kami bisa lebih giat lagi untuk semua itu dan tampil lebih konsisten di Piala Asia," jelas pemain PSM Makassar itu.
Timnas Indonesia akan bertolak ke Qatar untuk melanjutkan persiapan Piala Asia 2023 yang berlangsung pada 12 Januari sampai 10 Februari 2024.
Tim Merah Putih juga masih menyisakan satu uji coba lagi sebelum tempur di Piala Asia 2023. Yaitu melawan Iran di Qatar, Selasa (9/1/2024).
Baca Juga: Shin Tae-yong Puas dengan Penampilan Timnas Indonesia Meski Dikalahkan Libya, Tapi..
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan