Turnamen ini berlangsung di Qatar mulai 12 Januari hingga 10 Februari 2024. Timnas Indonesia optimis dapat memberikan penampilan terbaik dan melangkah jauh di Piala Asia 2023.
Seiring dengan persiapan Timnas Indonesia menghadapi Iran dalam laga mendatang, peningkatan kemampuan finishing menjadi fokus utama bagi anak-anak asuh Shin Tae-yong. Aspek ini dianggap krusial untuk menunjukkan performa maksimal di ajang Piala Asia 2023 mendatang.
Meskipun telah menghadapi Libya dalam dua pertandingan terakhir, skuad Merah Putih belum mampu menunjukkan catatan konversi peluang yang memuaskan. Kesempatan emas masih sering terbuang percuma.
Pada pertandingan perdana, Rafael Struick dan rekan-rekannya mencatatkan enam kali percobaan tembakan. Namun, dari empat yang mengarah ke gawang, tak satupun berhasil berujung gol.
Skenario serupa terulang pada laga kedua, di mana anak-anak asuh Shin Tae-yong mencatatkan sebelas tembakan. Dari jumlah tersebut, hanya dua yang mengarah tepat sasaran dan satu di antaranya berhasil diubah menjadi gol.
Tak hanya dari sisi serangan, Timnas Indonesia juga harus memperbaiki performa defensif mereka menjelang Piala Asia 2023. Salah satu penyakit akut yang perlu segera diatasi adalah mengurangi kesalahan-kesalahan berbahaya yang dapat merugikan tim.
Barisan pertahanan asuhan Shin Tae-yong masih kerap kali melakukan blunder fatal yang menyebabkan kebobolan. Contohnya, pada laga kontra Libya, terdapat tiga kesalahan besar yang dilakukan oleh pertahanan Indonesia.
Jordi Amat kehilangan bola di tengah lapangan, yang kemudian mengakibatkan gol keempat. Sementara itu, kesalahan dalam pengiriman umpan oleh Justin Hubner menjadi penyebab dari gol kedua dan ketiga yang dicetak oleh Libya.
Pada pertandingan kedua, blunder serupa juga dilakukan oleh Rizky Ridho. Umpan kurang tepat dari bek Persija Jakarta ini kepada Ernando Ari justru direbut oleh pemain lawan, menyebabkan terjadinya kebobolan yang merugikan.
Baca Juga: Jelang Lawan Timnas Indonesia, Striker Ganas Iran: Kami Berikan 1000 Persen Kekuatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis