Suara.com - Pemain belakang timnas Indonesia, Elkan Baggott mendapat pelajaran berharga melawan Iran. Namun, ia menyayangkan skuad Garuda terlalu mudah kebobolan.
Timnas Indonesia kalah 0-5 dari Iran dalam laga uji coba yang berlangsung di Al Rayyan Sports Club, Doha, Qatar, Selasa (9/1/2024).
Pertandingan ini berlangsung tertutup sehingga tidak banyak yang tahu jalannya pertandingan.
Namun, menurut pernyataan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, tiga gol yang dicetak Iran adalah blunder pemainnya.
Itulah mengapa Elkan Baggott kecewa tim Merah Putih kemasukan gol dengan sangat mudah.
Ini bukan pertama kali gawang Timnas Indonesia kebobolan berawal dari kesalahan pemain sendiri.
Saat melawan Libya pada 2 dan 5 Januari lalu, tim Merah Putih beberapa kali melakukan hal yang sama.
"Sekali lagi kami mendapatkan pertandingan yang dapat menjadi pembelajaran. Kami memainkan beberapa permainan yang menarik namun sayangnya kami kembali kebobolan untuk gol yang mudah," kata Elkan dilansir dari laman PSSI, Rabu (10/1/2024).
Meski begitu, Elkan Baggott merasa timnya sudah bermain cukup bagus.
Baca Juga: Shayne Pattynama Belum Kembali Gabung Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Ungkap Sesuatu yang Sensitif
Hasilnya memang sangat mengecewakan tapi jalannya laga cukup bagus.
"Hasil pertandingan mungkin tidak mencerminkan bagaimana pertandingan berjalan. Tapi ini adalah 90 menit yang menjadi pelajaran bagi banyak pemain," terang Elkan.
"Jadi kami tahu kami harus siap dan fit di pertandingan pertama nanti (saat turnamen)," tambahnya.
Ini merupakan kekalahan ketiga Timnas Indonesia dalam uji coba jelang Piala Asia 2023.
Sebelumnya, tim Merah Putih kalah dua kali melawan Libya dengan skor 0-4 dan 1-2.
Berikutnya, Timnas Indonesia akan berjuang di Piala Asia 2023 yang berlangsung pada 12 Januari - 10 Februari 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?