Suara.com - Gelandang andalan Persib Bandung, Rachmat Irianto, mengungkapkan perasaan sedihnya karena harus absen membela Tim Nasional Indonesia di Piala Asia 2023 di Qatar.
Cedera hamstring yang dialaminya saat pertandingan BRI Liga 1 2023-2024 melawan PSM Makassar menjadi batu sandungan baginya untuk bisa memperkuat skuad Garuda.
Irianto sejatinya merupakan satu dari 30 pemain yang dipanggil pelatih Shin Tae-yong mengikuti pemusatan latihan di Turki. Cedera membuat sang pelatih terpaksa mencoretnya.
Pemain berposisi gelandang bertahan itu mengakui ada rasa penyesalan gagal membela Timnas Indonesia di ajang sebesar Piala Asia 2023.
Namun, dia menyadari bahwa cedera merupakan bagian tidak terduga dari dunia sepak bola. Dia pun kini fokus menjalani pemulihan bersama Persib Bandung.
Ia menjelaskan bahwa cedera tersebut datang begitu saja, dan tidak ada yang dapat diprediksi. Meskipun sedih tidak dapat berkontribusi di turnamen bergengsi tersebut, ia berusaha untuk tetap lapang dada.
“Tentu ada penyesalan, tapi sakit ini tidak ada yang tahu. Datang begitu saja. Jelas saya sedih tidak bisa ikut bela Timnas dio Piala Asia di Qatar," kata Rachmat Irianto dikutip dari laman resmi Persib, Rabu (10/1/2024).
"Tapi tidak apa-apa. Saya percaya teman-teman akan berjuang keras membela Indonesia."
Pemain yang akrab dipanggil Rian ini pun mendoakan kesuksesan Timnas Indonesia di Piala Asia. Meskipun tidak dapat turun di lapangan, ia tetap mendukung rekan-rekannya dan yakin bahwa mereka akan memberikan yang terbaik untuk Indonesia.
Baca Juga: Pemainnya Akur di Qatar, Fans Timnas Indonesia dan Malaysia Malah Ribut di Medsos
“Jelas doanya untuk mereka, bisa lolos ke fase selanjutnya. Karena target mereka 16 besar dulu. Karena kita tahu lawannya siapa saja di sana. Jadi yang terbaik untuk temen-temen,” ungkap Irianto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey