Suara.com - Jordi Amat memberikan perkembangan cedera yang dia alami saat laga Timnas Indonesia melawan Irak di Piala Asia 2023. Sehari setelah pertandingan berakhir, Jordi Amat berbagi pengalaman bahwa dirinya mengalami masalah serius saat jeda babak pertama.
Sebuah benturan keras di pinggulnya menyebabkan pendarahan yang cukup signifikan.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Jordi Amat mengungkapkan jika dia baik-baik saja. Hanya saja Jordi amat mengalami kencing darah.
"Halo semuanya, saya berterima kasih atas perhatian kalian terhadap kondisi bahu saya karena itu baik-baik saja."
"Saya ingin memberitahukan kalian bahwa di babak pertama, saya mendapat benturan keras di pinggul, menyebabkan saya berdarah saat buang air," tutur Jordi Amat dalam instagram miliknya.
Belum berhenti di situ, Jordi Amat juga menjelaskan bahwa meski mengalami kondisi tersebut, saat ini dia sudah pulih dan berkomitmen untuk tampil pada pertandingan berikutnya, yakni melawan Vietnam pada Jumat (17/1).
Meskipun Timnas Indonesia menelan kekalahan 1-3 dari Irak, keberanian Jordi Amat dan rekan-rekan setimnya tetap menjadi sorotan.
Kekalahan tersebut mendorong Timnas Indonesia untuk memenangkan pertandingan berikutnya melawan Vietnam, menjadi satu-satunya pilihan yang mereka miliki untuk terus melangkah di Piala Asia.
Di posisi kunci
Baca Juga: Fakta Miris Timnas Indonesia, Tak Ada Pemain di Skuad Piala Asia 2023 yang Pernah Bobol Vietnam
Meskipun berada di posisi juru kunci, pertandingan melawan Irak memberikan sejumlah pelajaran berharga bagi Skuad Garuda.
Apa yang perlu diperbaiki oleh Skuad Garuda agar bisa meraih kemenangan kontra Vietnam di Piala Asia 2023?
Ketenangan di Lini Belakang
Pertahanan Indonesia kurang memuaskan dalam pertandingan melawan Irak, terutama di lini belakang.
Kekurangan stabilitas pemain bertanggung jawab untuk seringkali membuat gawang Indonesia terancam, bahkan terkena gol, seperti pada gol kedua Irak yang melibatkan kesalahan Asnawi Mangkualam.
Koordinasi Harus Diperbaiki Juga
Komunikasi kunci utama dalam permainan. Skuad Indonesia perlu memperbaiki masalah komunikasi dan koordinasi yang terlihat lemah saat melawan Irak.
Kekacauan terlihat saat kehilangan bola, dengan beberapa pemain bertahan tidak terkoordinasi. Dalam serangan, kekurangan penguasaan bola dan umpan yang tidak akurat perlu diatasi dengan komunikasi yang lebih baik.
Mampu Memaksimalkan Peluang
Melawan Irak, Indonesia memiliki sedikit peluang dengan delapan tembakan.
Meskipun lebih mengandalkan serangan balik dan kalah dalam penguasaan bola, hanya satu tembakan yang berhasil mencetak gol.
Akurasi penggawa Indonesia hanya 12,5%, sementara Irak berhasil mencetak gol dari lima tembakan yang tepat sasaran dari total 15 tembakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA
-
Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian
-
Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya
-
Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap
-
Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran
-
Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak
-
Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib
-
Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong
-
PAN Bantah Budi Arie Soal Percepatan 2029: Indonesia Tak Sedang Menuju Situasi 98
-
Kemeriahan Ngeropok, Saat Berkah Panjang Mulud Melimpah di Lopang Serang