Suara.com - Bek sentral Timnas Indonesia, Elkan Baggott mengaku jika fokusnya saat ini 100 persen tercurah untuk bela negara di Piala Asia 2023. Tak ingin fokusnya terganggu, Baggott rela tak main media sosial selama turnamen di Qatar ini.
Elkan Baggott mengatakan dirinya memang sengaja menjauh dari hiruk-pikuk dunia maya saat membela Timnas Indonesia di Piala Asia 2023, khususnya Instagram.
Ini sebagai cara pemain berumur 21 tahun itu untuk fokus bersama Timnas Indonesia di setiap pertandingan.
BACA JUGA: Kemenangan Super Manis Thailand di Piala Asia 2023, Ketiban Durian Runtuh di Ranking FIFA
"Dalam hari pertandingan atau setelahnya, saya tak akan menyentuh Instagram. Di sana banyak komentar memberikan saran cara bermain yang baik menurut mereka (netizen). Ini bisa mengintervensi cara kami bermain," kata Elkan Baggott kepada media Inggris, BBC, dikuutip Kamis (18/1/2024).
"Saya mematikan notifikasi. Itu hanyalah aplikasi yang seharusnya tempat melihat foto kiriman teman atau aktivitas rekan-rekan. Saya mencoba menggunakannya senormal mungkin," sambung pemain klub Ipswich Town tersebut.
Meski demikian, Baggott menegaskan bukan orang yang anti kritik. Menurut bek jangkujng bertinggi 196 cm itu, kritik dapat membuatnya semakin termotivasi untuk melakukan hal yang baik.
"Sebagai pesepak bola profesional, kami harus perform buat tim. Ketika tidak perform, maka kami akan mendengarnya (kritik)," kata Baggott.
"Dan ini adalah hal yang sama ketika saya memperkuat Ipswich di Inggris dan beberapa klub yang meminjam saya sebelumnya," tukasnya.
BACA JUGA: Kemenangan Lawan Vietnam Jadi Harga Mati, Shin Tae-yong Gembleng Timnas Indonesia Lebih Keras
Saat ini, Baggott fokus sepenuhnya untuk membawa Timnas Indonesia meraih kemenangan melawan Vietnam pada matchday 2 Grup D Piala Asia 2023 di Doha, Qatar, Jumat (19/1) malam WIB.
Jika tidak meraih kemenangan, Timnas Indonesia hampir pasti sulit untuk lolos ke babak 16 besar. Ini setelah di matchday pertama lalu skuad Garuda dihajar Irak 1-3, di mana Baggott bermain 90 menit dan mendapatkan kartu kuning.
Saat ini, Timnas Indonesia berada di posisi juru kunci klasemen semnetara Grup D dengan 0 poin, sama seperti Vietnam yang juga nirpoin dan memiliki selisih gol -2.
Sementara itu, Jepang ada di puncak klasemen dengan 3 poin, unggul produktivitas gol atas Irak di posisi kedua dengan poin sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Marc Klok Persilakan Bobotoh Hadir, Jakmania Layangkan Protes Keras ke Erick Thohir
-
Persija Punya Modal Berharga Buat Bongkar Pertahanan Persib Bandung
-
Donald Trump Serang FIFA: Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan!
-
Profil Timnas Ekuador: Kuda Hitam Piala Dunia dengan Regenerasi Pemain Muda Berbakat
-
Profil Timnas Arab Saudi: Elang Hijau Siap Bikin Kejutan Lagi di Piala Dunia 2026
-
Tekanan Puncak Klasemen Super League Paksa Persib Bandung Harus Menang Kontra Persija Jakarta Besok
-
Link Live Streaming Persekat Tegal vs Persiba Balikpapan: Siapa yang Harus Turun Kasta?
-
Jelang El Clasico, Ketajaman Lini Depan Persija Jadi Ancaman Serius Pertahanan Persib Bandung
-
Mustapha Hadji, Maestro Lapangan Tengah Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 1998
-
Profil Timnas Pantai Gading: Generasi Baru Gajah Afrika Siap Mengguncang Piala Dunia 2026