Suara.com - Kepastian Shayne Pattynama bergabung dengan KAS Eupen membuat jumlah pemain Timnas Indonesia di Liga Belgia bertambah. Kini, terdapat tiga penggawa Garuda yang berkarier di negara tersebut. Siapa saja?
Shayne Pattynama bergabung dengan klub kasta teratas Liga Belgia (Pro Jupiler League), KAS Eupen dengan status bebas transfer.
Selain Shayne Pattynama, terdapat dua pemain Timnas Indonesia yang tengah berkarier di Liga Belgia. Berikut ulasannya.
1. Sandy Walsh
Sandy Walsh menjalani seluruh karier profesionalnya di Liga Belgia sejak bermain untuk tim muda Anderlecht pada Juli 2011.
Terkini, pemain berposisi bek sayap kanan itu masih berkarier di kasta teratas Liga Belgia bersama KV Mechelen.
Sandy Walsh bergabung dengan KV Mechelen pada Oktober 2020 setelah meninggalkan Zulte Waregem.
Musim ini, Sandy Walsh telah tampil dalam 20 pertandingan bersama KV Mechelen di Jupiler Pro League 2023-2024 dengan mencatatkan satu assist.
Baca Juga: 55 Ribu Orang Tanda Tangan Petisi "Perpanjang Kontrak Shin Tae-yong"
Marselino Ferdinan berkarier di Liga Belgia setelah meninggalkan Persebaya Surabaya untuk bergabung dengan KMSK Deinze pada 31 Januari 2023.
Berbeda dengan Sandy Walsh, klub Marselino Ferdinan berkompetisi di kasta kedua Liga Belgia atau Challanger Pro League.
Sejauh musim ini, Marselino Ferdinan baru tampil empat kali di tim senior KMSK Deinze yang semuanya berlangsung di babak play-off degradasi.
Dalam periode tersebut, Marselino Ferdinan berhasil mengemas satu gol.
Meski jarang mendapat menit bermain di tim utama, Marselino juga kerap diturunkan KMSK Deinze di tim muda mereka.
3. Shayne Pattynama
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo
-
Pernah Dipermalukan Timnas Indonesia, Curacao Cetak Sejarah Raih Poin Perdana di Piala Dunia 2026
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
Pernah Kalah dari Timnas Indonesia, Herve Renard Incar Kemenangan Lawan Jepang di Piala Dunia 2026
-
Brace Deniz Undav Bawa Jerman Comeback Atas Pantai Gading dan Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Hajar Swedia 5-1, Belanda Melesat Puncaki Klasemen Sementara Grup F Piala Dunia 2026
-
Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik
-
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kisah Gila Dennis Dargahi: Tes DNA Hingga Ganti Nama Demi Bela Timnas Iran di Piala Dunia 2026