Suara.com - Mantan pelatih timnas Malaysia, Ong Kim Swee yang menantang Saddil Ramdani agar bisa bangkit untuk bisa mendapatkan panggilan Shin Tae-yong ke timnas Indonesia.
Saddil Ramdani sebelumnya masuk dalam TC timnas Indonesia jelang Piala Asia 2023. Ia pun bergabung tepat waktu.
Pemain berusia 25 tahun ini juga mendapatkan kesempatan bermain di laga uji coba. Namun siapa sangka, Shin Tae-yong memberik kabar mengejutkan.
Di detik akhir pengumuman final skuad Piala Asia 2023, nama Saddil dicoret. Ia digantikan oleh Adam Alis yang sempat bakal dicoret.
Situasi tersebut kini direspons oleh Ong Kim Swee yang merupakan pelatih Saddil di Sabah FC. Ia memberikan reaksi yang membangun.
"Saddil dan sema pemain harus paham jika mereka berbeda di level klub dan timnas. Setiap pelatih punya rencana sendiri," kata Ong Kim Swee kepada Astro Arena dikutip dari Makan Bola, Senin (5/2/2024).
"Apa yang penting di sini adalah apabila Saddil dicoret, ini tidak berarti karier Saddil selesai. Kita di sini (Sabah FC) masih banyak laga yang harus dijalani," imbuhnya.
Lebi lanjut, Ong Kim Swee menasihati eks Persela Lamongan ini agar pencoretan itu menjadi pelajaran baginya. Namun setelah itu, Saddil ditantang untuk bangkit.
"Saddil perlu menjadikan momen ini sebagai pembelajaran dan di masa mendatang dia akan menjadi lebih matang, selain itu juga harus membuktikan bahwa dia bisa kembali bersama timnas Indonesia," pungkas Ong Kim Swee.
Baca Juga: Perbandingan Harga Pasar Ole Romeny vs Dean Zandbergen, 2 Striker yang Punya Keturunan Indonesia
Berita Terkait
-
Pemain Langganan Timnas Indonesia Dikabarkan Segera Menikah, Netizen Heboh
-
Tak Ingin Kalah Saing dengan Timnas Indonesia, Vietnam Ambil Langkah Naturalisasi Pemain Jeman
-
Shayne Pattynama dan Sandy Walsh Main tapi Gagal Bertemu di Laga KAS Eupen vs KV Mechelen
-
Hasil KAS Eupen vs KV Mechelen: Debut Shayne Pattynama Dicoreng Sandy Walsh Cs
-
Adu Statistik Daniel Klein vs Maarten Paes, Calon Kiper Timnas Indonesia
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim