Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Endri Erawan mengaku pihaknya juga koordinasi dengan tim-tim Liga 1 perihal pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia U-23 untuk Piala Asia U-23 2024. Maklum, saat kejuaraan itu berlangsung, Liga 1 sedang dalam masa genting.
Piala Asia U-23 2024 berlangsung di Qatar pada 15 April sampai 3 Mei mendatang. Timnas Indonesia U-23 berada di Grup A bersama tim tuan rumah, Yordania, dan Australia.
Nah, disaat periode itu Liga 1 2023/2024 sedang ketat-ketatnya untuk memperebutkan posisi empat besar alias championship series. Belum lagi di papan bawah agar terhindar dari zona degradasi.
Adapun Championship series berlangsung pada 5-26 Mei 2024. Empat besar BRI Liga 1 2023/2024 akan bersaing memperebutkan gelar juara musim ini.
Tentu, hal ini menjadi dilema bagi klub-klub Liga 1 andai pemain andalannya dicomot ke tim nasional. Oleh sebab itu, PSSI akan melakukan lobi serta negosiasi dengan klub-klub bersangkutan.
"Kita sudah koordinasi dengan Pak Ketua Umum (Erick Thohir) juga, dengan Pak Wakil Ketua Umum (Zainudin Amali) juga, dengan Pak Ferry Paulus (Dirut PT Liga Indonesia Baru). Kita menyerahkan jadwal, jadwal pertandingan kita pada saat Piala Asia U-23 dan STY (Shin tae-yong) pun sudah membuat roadmap mengenai rencana untuk TC, rencana untuk pertandingan tersebut," kata Endri kepada awak media, senin (5/2/2024).
"Artinya kita berharap PT Liga lewat bekerja sama untuk memberikan minimal untuk pemain-pemain U-23 yang berlaga di Liga 1, ataupun mungkin Liga 2 dapat melepas pemainnya."
"Memang pada saat itu situasi di Liga juga agak genting juga dan kemungkinan yang ikut ke Qatar U-23 tidak akan ikut bertanding sampai championship (series). Ya karena waktunya agak panjang kan, mungkin kurang lebih hampir sebulan lah."
Nah, Endri menyebut kemungkinan tim-tim akan kehilangan pemain di masa tersebut. Namun, ia menyebut pemain akan dipulangkan andai tim tersebut masuk championship series.
Baca Juga: Laga Persahabatan Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia Belum Pasti, PSSI: Diskusi dengan STY Dulu
"Jadi pemain-pemain yang ikut ke Qatar, saya koordinasi dengan Pak Ferry Paulus itu tidak ikut penyisihan lagi dan langsung ke championship kalaupun klubnya lolos," terang Endri.
"Nah itu permasalahan sekarang, memang ada beberapa pemain yang oleh STY itu, banyak juga yang diambil di satu klub, misalnya Persija maupun dari Borneo itu mungkin ada 5 atau 4 pemain."
"Nah itu mungkin kita akan negosiasi dengan pihak PT LIB dan juga dengan pihak klub. Dan mungkin sejak awal akan kita bicarakan, kira-kira siapa yang dilepas, siapa yang nggak bisa dilepas, siapa yang bisa memperkuat U-23, nah itu akan negosiasi dan kita akan konsultasi lagi dengan STY," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka