Suara.com - Alasan Suwon FC merekrut Pratama Arhan diungkap pelatih Kim Eun-joong. Ia menjelaskan Arhan didatangkan murni karena kualitas bukan sekadar marketing.
Pratama Arhan didatangkan Suwon FC untuk merumput K League alias kompetisi kasta tertinggi Liga Korea Selatan. Sebelumnya, sang pemain merumput di Jepang bersama Tokyo Verdy.
Nah, ketika berbaju Tokyo Verdy itulah banyak yang menduga Pratama Arhan cuma dijadikan alat marketing klub.
BACA JUGA: Dulu Tak Dianggap, AFC Kini Akui Kualitas Marselino Ferdinan
Bagaimana tidak, pemain andalan Timnas Indonesia itu hampir tidak mendapat menit bermain di Liga Jepang.
Pelatih Kim Eun-joong memastikan di Liga Korea Selatan tidak ada pemain yang cuma dijadikan alat markerting.
Ia mengatakan Suwon FC membutuhkan jasa Pratama Arhan.
Kim Eub-joong menyebut Arhan memiliki kualitas. Selain itu, eks pemain PSIS Semarang itu adalah andalan Pelatih Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.
BACA JUGA: Shin Tae-yong Cari Striker ke Belanda, Sekalian Diminta Jemput Nathan Tjoe-A-On untuk Disumpah WNI
Baca Juga: Suwon FC Jajal Kekuatan Persib saat Pemilu Berlangsung, Pratama Arhan Main?
"K-League tidak pernah rekrut pemain karena marketing, kami merekrut dia karena dia pemain timnas, itu alasannya," kata Kim Eun-joong saat ditemui di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta, Senin (12/2/2024).
Adapun Suwon FC terkini sedang memang sedang menjalani training camp di Indonesia. Selain berlatih, ada laga uji coba yang dijadwalkan.
Dua laga sudah dilalui yaitu melawan Timnas Indonesia U-20 (0-0) dan Bhayangkara FC (2-1). Kemudian, akan melawan Persib Bandung (14 Februari) dan Dewa United (16 Februari).
Suwon FC belum dimainkan sama sekali oleh Kim Eun-joong. Tentu ada kans sang pemain tampil saat bersua Persib dan Dewa United.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial