Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga menerangkan bahwa proses naturalisasi Maarten Paes berbeda dengan Jordi Amat. Ia mengatakan ada beberapa tahapan yang harus dilalui supaya sang kiper bisa membela Timnas Indonesia.
Apa yang disampaikan Arya Sinulingga menanggapi komentar mantan Anggota Exco PSSI, Hasani Abdulgani yang mengatakan Maarten Paes masih berpeluang membela Timnas Indonesia. Ini bisa dilihat dari aturan FIFA artikel nomor 9.
Seperti diketahui, Maarten Paes terancam tidak dapat memperkuat Timnas Indonesia meski nantinya sudah sah menjadi WNI lewat jalur naturalisasi.
Hal ini dikarenakan kiper 25 tahun berdarah Indonesia - Belanda itu sempat memperkuat Timnas Belanda U-21 di Euro U-21 melawan Belarusia.
Ketika itu, Paes sudah berusia 22 tahun di mana sudah melewati batas tampil memperkuat negara lain.
Menurut Hasani, kasus yang menimpa Paes tak jauh berbeda dengan Jordi Amat sehingga masih bisa diusahakan. Ia pun meminta tim legal PSSI jeli melihat aturan.
Arya mengucapkan terima kasih kepada Hasani yang sudah memberikan masukan kepada PSSI. Tapi, ia menyebut kasus Paes berbeda dengan Jordi.
"Mengenai pasal yang dibicarakan Pak Hasani, sudah kami teliti, tapi ada proses yang harus kami kerjakan terlebih dahulu," ucap Arya kepada awak media termasuk Suara.com, Selasa (13/2/2024).
"Saya yakin Pak Hasani ini percaya dengan tim legal PSSI karena ada di bawah komando Pak Ketua Umum PSSI (Erick Thohir)," jelasnya.
Baca Juga: TC di Dubai, Timnas Indonesia U-23 Bakal Jajal Kekuatan 3 Negara Timur Tengah
Arya menyebut, dalam waktu dekat ini Paes akan tetap diproses naturalisasinya sampai menjadi WNI. Setelah itu, baru akan ada negosiasi lanjutan dilakukan.
"Sekarang fokus kami itu berusaha semaksimal mungkin agar Maarten Paes bisa dinaturalisasi dahulu. Setelah itu, tahapan selanjutnya yang dilakukan yaitu proses ke FIFA," terangnya.
"Tanpa proses naturalisasi dahulu, kami tidak bisa melangkah jauh dengan FIFA. Kami ini tidak pernah suka berjanji seperti yang dibicarakan oleh Pak Ketua Umum PSSI."
"Kalau bisa, ya bisa. Nah saat ini kami masih berjuang dan tidak mau terlebih dahulu kasih janji yang tidak pasti," jelas Arya.
Lebih lanjut, Arya ingin Hasani fokus dengan tugasnya di Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Masalah Paes sudah ada yang menangani.
"Pak Hasani sekarang fokus dulu di Komdis PSSI dan biarkan kami yang menyelesaikan masalah ini," tutup Arya Sinulingga.
Berita Terkait
-
Jordi Cruyff Janji Ajax Bakal Jor-joran di Bursa Transfer, Rekrut Pemain Timnas Indonesia Lagi?
-
Hasil Uji Coba: Timnas Indonesia U-17 Kembali Ditekuk China
-
Siapa Pemain Timnas Indonesia yang Dituding Pelaku Kekerasan? Netizen Duga Main di Klub Ini
-
Seberapa Besar Peluang Elkan Baggott Main di BRI Super League, Bela Persib atau Persija?
-
Debut John Herdman, Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis 27 Maret
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Tanpa Berlusconi, AC Milan Kehilangan Jati Diri, Balik ke Liga Champions Jadi Kunci
-
Franck Ribery Terseret Epstein File, Fakta Kasus Prostitusi Gadis 14 Tahun Terkuak
-
Jordi Cruyff Janji Ajax Bakal Jor-joran di Bursa Transfer, Rekrut Pemain Timnas Indonesia Lagi?
-
Persib Bandung Diberondong Tiga Gol Ratchaburi FC, Apa yang Terjadi?
-
Bigmatch Inter Milan Vs Juventus: Chivu Siapkan Senjata Rahasia di Derby dItalia
-
Tottenham Hotspur Pecat Thomas Frank, Bagaimana Nasib Pelatih Keturunan Indonesia?
-
Hasil ACL Elite: Nasib Berbeda Wakil Thailand dan Malaysia, Al Ittihad Pesta Gol
-
BRI Super League: Bek anyar PSIM Yogyakarta berpeluang debut kontra Persik Kediri
-
Hasil Pertandingan ACL 2: Ratchaburi FC Lumat Persib Bandung 3-0, Debut Pahit Layvin Kurzawa
-
Ruang Ganti Real Madrid Memanas! David Alaba Frustasi dengan Kebijakan Arbeloa