Suara.com - Rafael Struick yang selalu jadi andalan Timnas Indonesia di Piala Asia 2023 akan segera memiliki saingan untuk memperebutan posisi di lini depan skuad Garuda.
Hal itu setelah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dikabarkan sudah mendapatkan satu penyerang keturunan Grade A untuk dinaturalisasi.
Kabar tersebut disampaikan pengamat sepak bola Tanah Air, Ronny Pangemanan alias Bung Ropan. Ketua Umum PSSI Erick Thohir disebut akan segera melakukan video conference dengan pemain tersebut.
Meski demikian, Bung Ropan dan Erick Thohir kompak tidak ingin buru-buru mengungkap nama penyerang keturunan Grade A itu ke publik.
Sosok striker yang tengah diincar PSSI disebut baru akan diungkap ketika sang pemain sudah menyampaikan kesungguhannya secara langsung kepada Erick Thohir.
“Satu berita penting yang harus saya sampaikan hari ini. Striker itu sudah ada, tapi ini harus dibicarakan dulu," kata Bung Ropan dikutip Suara.com dari kanal YouTube Bung Ropan, Rabu (14/2/2024).
"Striker ini senang dan ingin memperkuat Timnas Indonesia. Striker ini tidak main-main, Grade A,” tambahnya.
“Siapa striker tersebut? Masih dirahasiakan Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Karena kalau disebut namanya kemudian tidak jadi kan tidak enak."
Baca Juga: Pamer Kelingking Habis Nyoblos, Pemain Naturalisasi Ini Senggol Shin Tae-yong, Masih Baper?
"Saya juga baru bicara dengan pak Erick dan nantinya pak Erick akan berkomunikasi dengan pemain ini lewat conference atau zoom, ngobrol-ngobrol santai dengan pemain tersebut."
Pernyataan Bung Ropan sejalan dengan perkataan Erick Thohir yang menyebut bahwa dirinya akan melakukan video conference dengan beberapa pemain keturunan dalam minggu-minggu ini.
Kehadiran striker keturunan Grade A akan membuat persaingan di lini depan Garuda bakal kian ketat. Sebelumnya, PSSI juga tengah memproses naturalisasi Ragnar Oratmangoen, penyerang klub Eredivisie, Fortuna Sittard.
Sejauh ini, Rafael Struick adalah satu-satunya striker keturunan yang belakangan jadi andalan Timnas Indonesia.
Meski masih berusia 20 tahun, Struick menjadi striker utama Timnas Indonesia sepanjang Piala Asia 2023. Sayangnya, pemain milik ADO Den Haag itu sama sekali tak mencetak gol baik di fase grup maupun babak 16 besar.
Selain Struick, Indonesia memiliki beberapa barisan penyerang lokal seperti Ramadhan Sananta, Dendy Sulistyawan hingga Dimas Drajad.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian