Suara.com - Dengan prestasi yang terus menunjukkan progres, ternyata hal ini juga menjadi poin menarik bagi para pemain keturunan untuk turut membela timnas Indonesia. Terbaru, Jairo Riedewald jadi nama yang menyatakan ketertarikannya turut membela timnas. Sekilas profil dan karier Jairo Riedewald bisa Anda cermati di sini!
Namanya sendiri sebenarnya cukup dikenal di persepakbolaan Inggris, karena bermain dengan seragam Crystal Palace. Ketertarikannya ini ternyata cukup berdasar, karena jika dirunut ia masih memiliki darah Indonesia.
Profil Jairo Riedwald
Ketika dirunut berdasarkan garis keturunan, Jairo Riedewald sebenarnya merupakan keturunan orang Suriname dan Belanda. Namun dari silsilah sang ibu, terdapat darah Indonesia yang mengalir, tepatnya dari daerah Manado.
Dengan silsilah ini, ia sebenarnya bisa saja membela timnas Indonesia selama melewati proses naturalisasi yang telah disyaratkan. Dengan memenuhi semua syarat dan tahapan, bukan tak mungkin Jairo yang pernah berseragam timnas Belanda kemudian bisa mengenakan jersey timnas Garuda di masa yang akan datang.
Terbilang memiliki usia yang sangat optimal, 27 tahun, potensinya diyakini dapat berkembang cukup besar. Jairo menyatakan hal ini pada Hasani Abdulgani, yang kemudian mengunggahnya dalam konten di Instagram.
Karir Jairo Riedewald, Berseragam Orange Timnas Belanda
Lahir pada 9 September 1996 lalu di Belanda, ia berposisi sebagai gelandang bertahan. Saat ini dirinya dipercaya memberikan kekuatan di lini belakang Crystal Palace, salah satu klub yang berada di kasta tertinggi Liga Primer Inggris.
Sejak usia 11 tahun, ia masuk ke akademi Ajax dan menjadi salah satu pemain yang cukup menonjol. Akademi ini sendiri dikenal sukses mengembangkan bakat talenta muda, sehingga dapat mencapai performa puncaknya di usia yang tepat.
Enam tahun berselang ia memulai debutnya di tim muda Ajax. Namun naas pada penampilan perdana ini ia harus menerima kekalahan telak dari VVV Venlo. Secara keseluruhan ia mencatat 23 pertandingan bersama Jong Ajax, dengan catatan 1 gol dan 2 assist.
Desember 2013 menjadi bulan yang indah karena ia dipromosikan oleh Frank de Boer untuk masuk ke tim senior Ajax. Meski demikian ia tidak terlihat di lapangan saat timnya melawan SC Cambuur. Pertandingan pertama untuknya baru dirasakan pada 19 Desember 2013 melawan iJsselmeervogels. Ajax meraih kemenangan 3 -1.
Gol pertamanya bersama Ajax tercipta pada pertandingan dengan Roda JKC. Meski masuk pada menit ke-80 sebagai pemain pengganti, ia berhasil mencatatkan dua gol kemenangan dan dinobatkan sebagai pemain termuda yang mencetak gol di Eredivisie.
Tahun 2017 ia memutuskan hengkang dan masuk ke Crystal Palace dengan biaya sebesar 8 juta pounds dengan kontrak selama enam musim. Gol pertamanya di liga paling bergengsi di dunia tercatat pada saat melakoni laga melawan Fulham, dengan kemenangan 2 -1.
Secara resmi, Redwap melakoni pertandingan pertamanya dengan seragam timnas Belanda pada September 2015 lalu dalam kualifikasi Euro 2016 melawan Turki. Hingga saat ini ia baru mencatatkan 3 caps bersama De Oranje.
Itu tadi sekilas profil dan karier Jairo Riedewald yang menyatakan minatnya untuk membela timnas Garuda.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Percik Konflik Thomas Doll dan STY Mulai Terlihat, Jan Olde Minta PSSI Cari Solusi Soal Pemanggilan Pemain ke Timnas
-
Hati-hati Soal Wacana Naturalisasi Jairo Riedewald, Ini yang Ditakutkan PSSI
-
Jarang yang Tahu! Pemain Keturunan Indonesia Jairo Riedewald Pernah Lawan 2 Klub Liga 1
-
Imbas Komentar Thomas Doll, Inilah Pemain-pemain Persija yang Mungkin Dicoret Shin Tae-yong
-
4 Prestasi Timnas Indonesia saat Ayah Titiek Soeharto Menjabat sebagai Presiden RI
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya