Suara.com - Nova Arianto ditunjuk PSSI untuk menjadi pelatih Timnas U-16. Ini menjadi pengalaman baru dalam perjalanan karier Nova sebagai pelatih.
Sosok yang dulu dijuluki “Suster Ngesot” saat aktif bermain itu langsung mendapat tugas untuk memimpin TC Timnas Indonesia U-16.
Seleksi 32 nama pemain timnas Indonesia U-16 ini merupakan proses seleksi tahap pertama yang direncanakan akan digelar sejak 19-21 Februari 2024 mendatang.
Nova Arianto sendiri mengaku cukup terkejut dan bersyukur diberikan kesempatan untuk melatih skuad garuda U-16 yang nantinya akan mengikuti banyak ajang kompetisi.
“Hari ini kumpul, kita mulainya baru besok Senin tanggal 19 Februari. Saya bersyukur dan senang bisa berada di tim ini. Terima kasih PSSI atas kepercayaannya,” ujar Nova Arianto, dikutip dari laman resmi PSSI.
Tak lupa, mantan pemain timnas Indonesia era 2000-an tersebut juga berterima kasih kepada Shin Tae-yong karena diijinkan ikut dalam jajaran staf kepelatihan selama beberapa tahun terakhir dan kini diberikan kesempatan untuk melatih timnas level junior.
Bagi Nova Arianto sendiri, ini menjadi kali pertama dirinya menjabat sebagai pelatih kepala di tim nasional. Lantas bagaimana rekam jejak Nova Arianto sebagai pelatih?
Berawal dari Pelita Bandung Raya hingga ke Timnas Indonesia
Nova Arianto menghabiskan sisa kariernya di Pelita Bandung Raya. Ia kemudian menjabat sebagai asisten pelatih dan pemain pada 2013 hingga pensiun di sana pada 2015.
Baca Juga: Marselino Ferdinan Main untuk Ulur Waktu, KMSK Deinze Tumbangkan Pemuncak Klasemen Liga 2 Belgia
Setelah pergi dari PBR, Nova ditunjuk menjadi pelatih Madiun Putra pada 2016. Nova hanya 6 bulan di sana sebelum ditunjuk menjadi pelatih Bhayangkara Youth.
Nova kemudian memulai peran baru sebagai pelatih Lampung Sakti pada Januari 2017, lalu menjadi Direktur Olahraga Lampung Sakti dari Agustus - Desember 2018.
Sosok berusia 45 tahun itu kemudian menjadi asisten pelatih di Bhayangkara FC dari Juli hingga Oktober 2019. Di tahun itu pula, Nova ditunjuk menjadi salah satu asisten pelatih Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.
Nova Arianto sudah mengikuti Shin Tae-yong di berbagai level tim nasional, mulai dari senior, Timnas U-19, hingga Timnas U-23.
Setelah empat tahun lamanya menjadi asisten pelatih Shin Tae-yong, Nova Arianto kini diberi tugas baru untuk memimpin Timnas Indonesia U-16 menggantikan Bima Sakti yang kini menjadi asisten pelatih Timnas U-20 besutan Indra Sjafri.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
KMSK Deinze Menang Lawan Beerschot, Padahal Marselino Ferdinan Baru Main di Menit ke-90+8, Ini yang Terjadi
-
Pelatih Bristol Rovers Sadari Kualitas Elkan Baggott usai Catatkan Assist
-
Vietnam Bakal Banyak Berubah Hadapi Timnas Indonesia, Punya Amunisi Baru Hingga Diprediksi Tampil Gahar
-
Bocor Alus, 2 Tanda Striker FC Utrecht Bakal Jadi Pemain Naturalisasi Selanjutnya
-
Skuad Shin Tae-yong Harus Tahu, Philippe Troussier Bocorkan Kelemahan Terbesar Timnas Vietnam
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan