Suara.com - Shin Tae-yong memulai tugasnya di Timnas Indonesia pada awal Januari 2020, dan dampaknya terhadap ranking FIFA Tim Garuda sangat terlihat.
Saat Shin Tae-yong pertama kali bergabung dengan Timnas Indonesia, peringkat FIFA mereka berada di urutan 173, menjadi salah satu peringkat terendah dalam sejarah sepak bola Indonesia.
Dengan berjalannya waktu, peringkat FIFA Timnas Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan. Saat ini, peringkat FIFA skuad Merah Putih berada di posisi ke-142.
BACA JUGA: Bisa Jadi Andalan Satoru Mochizuki, 8 Pemain Timnas Wanita Indonesia Ternyata Abroad
Di bawah arahan Shin Tae-yong, Timnas Indonesia berhasil meraih kenaikan peringkat sebanyak 31 posisi, melonjak dari peringkat 173 ke 142 di tingkat global.
Poin Timnas Indonesia juga meningkat pesat, dari 964.07 poin menjadi 1072.66.
Berpotensi Meningkat Lebih Tinggi Lagi
Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk merangkak naik di peringkat FIFA yang saat ini berada di posisi 142.
BACA JUGA: 3 Pesaing Shin Tae-yong Jadi Pelatih Timnas Korea Selatan, Semua Nakhoda Jempolan
Baca Juga: Striker Keturunan Berpostur 193 Cm Ditemukan di Belanda, Shin Tae-yong Berminat?
Sementara itu, Vietnam menempati peringkat yang lebih tinggi, yakni posisi 105, menambahkan dinamika persaingan yang menarik.
Menurut perhitungan dari Football Ranking, Timnas Indonesia berpotensi mendapatkan 15,42 poin jika mampu meraih kemenangan dalam satu pertandingan melawan Vietnam.
Ini menjadi peluang besar bagi Garuda untuk memperbaiki peringkat mereka.
Namun, jika Timnas Indonesia berhasil memenangkan dua pertandingan melawan Vietnam, skor tambahan yang mereka dapatkan mencapai 30,84 poin di peringkat FIFA.
Kenaikan signifikan ini dapat mengantarkan Tim Garuda naik ke posisi 135, memberikan momentum positif untuk prestasi sepak bola nasional di tingkat internasional.
Perjalanan ini mencerminkan upaya timnas dalam meningkatkan performa mereka dan menjadi pesaing yang lebih serius di kancah sepak bola global.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah