Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY) mengaku telah melakukan menjalin pembicaraan dengan PSSI mengenai perpanjang kontraknya. Namun, ia mengaku ada satu target terlebih dahulu yang harus dipenuhinya dalam waktu dekat.
Seperti diketahui, Shin Tae-yong sukses membawa Timnas Indonesia senior ke babak 16 besar Piala Asia 2023 Qatar baru-baru ini.
Itu merupakan salah satu target ambisius yang diminta PSSI sebagai bahan penilaian perpanjang kontrak pelatih asal Korea Selatan itu, yang akan habis Juni mendatang bersama Timnas Indonesia.
Setelah itu, STY kini dibebani target mencapai fase gugur bersama Timnas Indonesia U-23 di ajang Piala Asia U-23 2024 di Qatar pada April nanti.
"Saya sudah berbicara dengan Ketua PSSI, Erick Thohir tentang perpanjangan kontrak di Timnas Indonesia," beber Shin Tae-yong dikutip dari media Korea Selatan, Best Eleven, Selasa (27/2/2024).
"Kami membahas target Timnas Indonesia mencapai 16 besar Piala Asia 2023 yang sudah tercapai, dan juga dengan timnas U-23 nanti ke babak delapan besar Piala Asia U-23 2024," tambah pelatih berusia 54 tahun itu.
Shin Tae-yong menjelaskan akan ada diskusi lanjutan setelah Piala Asia U-23 2024. Pasalnya, kontraknya bersama Timnas Indonesia akan selesai pada Juni mendatang.
Jika kedua target itu berhasil dicapai, bukan tak mungkin sang juru taktik akan memperpanjang masa baktinya bersama skuad Garuda. Apalagi, STY buka-bukaan masih ingin tetap ada di Indonesia.
"Sekarang, saya perlu memutuskan apakah akan melanjutkan atau tidak," sambung Shin Tae-yong.
Baca Juga: Demi Kalahkan Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Siapkan Senjata Rahasia
"Baik PSSI maupun saya dapat melakukan banyak diskusi dari posisi kami. Bagaimanapun, Ketua PSSI dan saya fokus secara profesional pada tugas kami," pungkasnya.
Adapun Piala Asia U-23 2024 akan berlangsung pada April mendatang. Timnas Indonesia U-23 berada di Grup A bersama tuan rumah Qatar, Yordania, dan Australia.
Masalahnya adalah kejuaraan itu bukan agenda resmi FIFA. Tentu menjadi tantangan Shin Tae-yong andai pemain-pemain terbaik tidak dilepas oleh klubnya masing-masing.
Berita Terkait
-
7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman
-
Jordy Wherman Masuk Radar John Herdman Jelang FIFA Series 2026?
-
Segini Gaji Shayne Pattynama di Buriram United, Persija Membayar Sama?
-
Dear Pemain Lokal, John Herdman Nonton Super League Nih
-
John Herdman Menangi Hati Fans Timnas Indonesia dengan Hapus Jejak 'Malas' Era Patrick Kluivert
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Cari Pemain Kuat di Super League, Begini Strategi John Herdman untuk Dongkrak Timnas Indonesia
-
Jordy Wherman Masuk Radar John Herdman Jelang FIFA Series 2026?
-
Hasil Super League: Brace Alex Martins Bawa Dewa United Bungkam Arema FC
-
John Herdman Mulai Perburuan Pemain Keturunan di Eropa demi Perkuat Timnas Indonesia
-
Saga Bursa Transfer: Manchester City Bawa Pulang Trent Alexander-Arnold ke Inggris?
-
Di Balik Momen Lucu Emil Audero Ketinggalan Bus, Sikap Ramahnya Jadi Sorotan Media Italia
-
Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran
-
Persib Bandung Borong Pemain Diaspora, PSSI Yakin Kekuatan Timnas Indonesia Tak Akan Melemah di 2026
-
Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026
-
7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman