Dilansir dari Lapang Bola, Radja Nainggolan hanya mampu melepaskan 29 operan sukses saat Bhayangkara FC kalah 0-1 dari Persebaya, sehingga ia hanya mendapat rating 6,06.
Lalu saat Bhayangkara FC takluk 1-4 dari PSS Sleman, Radja Nainggolan tak bisa berkontribusi banyak dengan melepaskan 29 operan sukses dan menerima kartu kuning, sehingga mendapat rating 5,82.
Kemudian di laga kontra Borneo FC, eks pemain Cagliari ini juga tak berbuat banyak dengan melepaskan 19 operan sukses dan mendapat 1 kartu kuning, sehingga Bhayangkara FC kalah 0-4 dan mendapat rating 6,15.
Melihat catatan dan ratingnya tersebut, terlihat ada penurunan performa dari Radja Nainggolan sejak debutnya. Sebagai informasi, ia mendapat rating 6,2 dalam debutnya melawan Persita Tangerang.
Apakah penurunan performa ini karena usianya yang menua? Ataukah performa buruk ini menjadi bukti bahwa Liga Indonesia terlalu sulit bagi Radja Nainggolan yang punya karier apik di Eropa?
Kontributor: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
-
BRI Liga 1: Takluk dari Madura United, Pelatih Persikabo 1973 Sesalkan Performa Timnya
-
Link Live Streaming Dewa United vs RANS Nusantara FC, Liga 1 27 Februari
-
Persija Main Bagus tapi Kalah Terus, Thomas Doll Bongkar Biang Keroknya
-
Persib Tak Bisa Tenang Lawan PSIS Semarang, Bojan Hodak Wajib Maksimalkan 2 Pemain Ini untuk Gancor
-
Kisruh Antara Timnas Indonesia U-23 dan Klub Liga 1, Ini Tanggapan Menpora RI
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya