Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memaparkan progres transformasi sepak bola Indonesia ke delegasi FIFA dalam pertemuan di Kantor FIFA Indonesia di Jakarta.
"Pada kesempatan ini, saya diminta memaparkan progres transformasi sepak bola yang sudah dilakukan selama satu tahun terakhir," kata Erick Thohir menjelaskan maksud pertemuan dengan delegasi FIFA, dalam unggahan di akun Instagram resminya.
Erick Thohir bertemu dengan sejumlah delegasi FIFA di antaranya FIFA Chief Member Associations Officer Kenny Jean-Marie dan delegasi FIFA Asia-Oceania.
BACA JUGA: Masalah Pemain Timnas Indonesia dari U-16 Sampai Senior Sama: Fisik Dasar Sangat Buruk
"Saya bertemu teman-teman dari FIFA termasuk FIFA Chief Member Associations Officer, Kenny Jean-Marie dan delegasi FIFA Asia-Oceania. Mereka mengadakan rapat strategis tahunan di Kantor FIFA Indonesia," ungkap pria 53 tahun yang juga menjabat Menteri BUMN itu.
Kehadiran delegasi FIFA itu untuk mengadakan rapat strategis tahunan di Kantor FIFA Indonesia yang berlokasi di Menara Mandiri II Jakarta.
Erick mengatakan, setelah memberikan paparan, pihak FIFA memastikan akan mengawal transformasi sepak bola Indonesia.
"Mereka juga memastikan akan mengawal transformasi sepak bola Indonesia," ungkap Erick.
Dukungan FIFA terhadap sepak bola Indonesia ditunjukkan dengan menghadirkan Kantor FIFA Indonesia yang berstatus sebagai kantor penghubung permanen FIFA untuk Asia Tenggara.
Baca Juga: Fokus Jangka Panjang, Erick Thohir Ogah Asal-asalan Pilih Asisten Pelatih Timnas Wanita Indonesia
Kantor seluas 926 meter persegi memiliki fasilitas lengkap seperti kantor presiden FIFA, kantor wakil presiden FIFA, hingga tiga kantor kepala departemen, ruang konferensi, ruang rapat, ruang kerja staf, area eksibisi, tempat makan dan minum yang biasa maupun eksekutif.
Melalui kehadiran kantor tersebut, FIFA akan memberikan pembinaan dalam pengembangan dan pembangunan sepak bola Indonesia.
Berita Terkait
-
PSSI Harap-Harap Cemas! Klub Belum Kasih Izin, Justin Hubner Absen Bela Timnas Indonesia?
-
Jajan di Event Bergengsi Tak Harus Mahal, UMKM Piala Presiden 2026 Bikin Kantong Aman
-
IOC Tolak Pengaduan FairSquare terhadap Gianni Infantino soal Dukungan ke Donald Trump
-
Erick Thohir Apresiasi Timnas Putri usai Juara AFF Women's Cup 2026
-
Geger Donald Trump Dikabarkan Dukung Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Pesta Gol Garuda! Hattrick Mitchell Lee Baker Warnai Kemenangan 5-1 atas Kamboja
-
Perusahaan Alat Berat China XCMG Resmikan Pabrik Pertama di Indonesia
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa