-
Timnas Indonesia dipastikan menggelar pertandingan tandang pada agenda FIFA Matchday November 2026.
-
PSSI mengalah menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno demi memfasilitasi gelaran konser BTS.
-
Rangkaian laga luar negeri tersebut difungsikan sebagai persiapan menuju Piala Asia 2027.
Suara.com - Timnas Indonesia dipastikan mengalihkan seluruh agenda pertandingan internasional pada periode FIFA Matchday 9–17 November 2026 ke markas lawan. Strategi laga luar negeri ini diambil demi memberikan ruang bagi persiapan rangkaian konser grup musik BTS di Jakarta.
Pilihan bertandang ke negara lain ini sekaligus dimanfaatkan sebagai ajang pemanasan intensif jelang putaran final Piala Asia 2027. Manajemen tim nasional menilai atmosfer laga tandang sangat efektif untuk menggembleng mentalitas bertanding para pemain.
PSSI secara resmi memprioritaskan pemanfaatan Stadion Utama Gelora Bung Karno bagi gelaran hiburan berskala internasional tersebut. Langkah kompromi ini diambil agar kelancaran agenda musik dunia dan persiapan teknis tim nasional tetap berjalan berdampingan.
"Pada November 2026 kita akan away, bertanding di negara lain," kata Erick Thohir kepada awak media.
SUGBK selama ini berdiri sebagai markas utama perhelatan laga kandang internasional bagi Skuad Garuda. Namun, arena megah ini sudah dijadwalkan untuk panggung pertunjukan BTS pada 26, 27, dan 29 Desember 2026.
Erick Thohir pun menyebut PSSI memilih mengalah agar agenda konser BTS tetap berjalan.
"Kita mengalah untuk BTS. Konser BTS tiga hari, alhamdulillah. Nanti Januari akan ada Piala Asia 2027," tutur Erick Thohir.
Rentetan laga luar negeri pada November menjadi ajang krusial untuk memantapkan formasi sebelum melangkah ke turnamen tertinggi benua Asia di Arab Saudi. Pengalaman menghadapi tekanan pendukung lawan bakal memperkuat ketahanan fisik dan taktik tim.
Peluang bagi masyarakat untuk menyaksikan aksi langsung Tim Merah Putih di kandang sendiri diproyeksikan baru terbuka kembali pada 2027. PSSI tengah menyusun jadwal efektif agar pertandingan internasional mendatang bisa digelar di dalam negeri.
"Lalu kita tuan rumah lagi Maret 2027, Juni 2027 nanti seperti apa. Ya, kalau bisa tuan rumah, tuan rumah. Kalau harus away, kita lihat nanti koordinasi juga," ungkap Erick Thohir.
Selain fokus menatap Piala Asia 2027, PSSI juga merancang rancangan jangka panjang untuk persaingan menuju pentas dunia. Fokus pembentukan kedalaman skuad menjadi prioritas utama federasi sejak jauh hari.
Babak Kualifikasi Piala Dunia 2030 Zona Asia yang bergulir mulai September 2027 menuntut kesiapan performa sejak akhir 2026. Rangkaian uji coba internasional yang terencana dipandang sebagai modal penting dalam mempertahankan konsistensi permainan tim.
"Tentu persiapan kualifikasi Piala Dunia 2026 yang sudah September 2027 sudah mulai kualifikasi. Jadi, memang harus benar-benar disiapkan," pungkasnya.
Pergeseran lokasi bertanding pada FIFA Matchday November 2026 terjadi akibat digunakannya SUGBK untuk konser BTS akhir Desember. Keputusan mengalah ini diambil PSSI sekaligus memanfaatkan momentum laga tandang sebagai bagian dari pemusatan latihan menghadapi ajang internasional mendatang.