Suara.com - Malut United menargetkan kemenangan di leg kedua semifinal Liga 2 Indonesia melawan tuan rumah Semen Padang di Stadion H Agus Salim, Kamis (29/2/2024) pukul 15.00 WIB, untuk mengamankan tiket ke Liga 1.
“Malut United ingin memastikan langkah ke Liga 1 lewat semifinal. Mohon doa dari warga Maluku, Maluku Utara, dan seluruh pendukung Laskar Kie Raha," kata perwakilan pemain Malut United Aditya Putra Dewa dalam sesi jumpa pers jelang laga semifinal, Rabu (28/2/2024).
Laskar Kie Raha wajib memenangi pertandingan ini untuk memastikan lolos ke final Liga 2 2023-2024 dan kompetisi Liga 1 musim depan.
"Ambisi mengamankan tiket Liga 1 menjadi tambahan motivasi bagi para pemain. Semoga harapan dan cita-cita bersama ini bisa terwujud di leg kedua," ujar Dewa seperti dimuat ANTARA.
Sebelumnya, Alwi Slamat dkk meraih hasil imbang 1-1 saat menjamu Semen Padang di leg pertama di Stadion Madya, Minggu (25/2/2024). Gol Hari Nur Yulianto pada menit ke-88 menyelamatkan Malut dari kekalahan.
Hasil imbang di leg pertama tak mengurangi keyakinan Malut United untuk menghadapi laga tandang meski meskipun Semen Padang memiliki riwayat tak terkalahkan di kandang sendiri.
Tim pelatih sudah mencari cara untuk mengatasi kekuatan Semen Padang. Kehadiran sederet pemain senior juga meningkatkan kepercayaan diri Laskar Kie Raha.
"Leg kedua bukan soal home atau away melainkan cara untuk menjaga kondisi dan kesiapan pemain di tengah jadwal padat. Para pemain sudah melakukan recovery dengan baik dan mood mereka juga sedang bagus," tutur Pelatih Malut United Imran Nahumarury.
Baca Juga: Bali United Terpuruk, Persis Solo Kian Pede Tandang ke I Wayan Dipta
Tantangan Malut United pada laga tandang kontra Semen Padang juga akan berasal dari kehadiran suporter tim tuan rumah. Panitia menyebut sebanyak 12.000 tiket telah terjual untuk laga tersebut.
Bila dilihat dari kacamata lain, kehadiran belasan ribu suporter tim tuan rumah justru bisa menambah semangat pemain Malut United.
"Semakin banyak penonton, pertandingan akan semakin menarik. Semoga pengalaman beberapa pemain yang sudah terbiasa menghadapi tekanan dan laga penting bisa membantu Malut United meraih hasil terbaik," ujar Dewa.
Sementara itu, Imran melihat kehadiran sederet pemain senior sebagai suatu kelebihan. "Beberapa pemain pernah bermain di level tertinggi. Sekarang, tinggal bagaimana mereka menjaga semangat menjelang leg kedua," katanya.
Dalam persiapan menuju leg kedua semifinal, Malut United juga sudah mengantisipasi skenario extra time dan adu penalti. Kemungkinan itu bisa terjadi karena aturan gol tandang tidak diberlakukan pada Liga 2 2023-2024.
Di aturan pertandingan, setiap tim bisa melakukan tambahan satu pergantian di babak extra time selain lima pemain di waktu pertandingan normal.
Di sisi lain, Semen Padang juga telah menyiapkan skenario perpanjangan waktu dan penalti. Namun, anak-anak asuh Delfiadri berambisi menuntaskan pertandingan dalam 90 menit.
"Semen Padang tidak mau ada perpanjangan waktu. Semoga 90 menit selesai," kata Delfiadri dalam sesi jumpa pers.
Sebanyak dua pemenang di semifinal berhak lolos ke final Liga 2 sekaligus mengamankan tiket promosi Liga 1. Adapun dua tim yang menelan kekalahan akan kembali bertanding di penentuan peringkat ketiga untuk memperebutkan satu jatah sisa menuju kasta tertinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian