Suara.com - Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) mengumumkan perubahan nama turnamen paling bergengsi di ASEAN yaitu Piala AFF 2024 menjadi Piala ASEAN 2024. Tak hanya nama, logo kejuaraan tersebut pun ikut berganti.
Pengumuman perubahan identitas ini seperti diumumkan Instagram resmi turnamen tersebut, Kamis (29/2/2024). Tidak dijelaskan secara detail mengapa perubahan dilakukan AFF.
Logo Piala ASEAN 2024 yang baru terdiri dari tiga elemen yaitu trofi yang diberi nama Mitsubishi Electric Cup 2024, tali persatuan AFF, dan titel turnamen.
Didesain dalam lima warna yang dimiliki oleh berbagai bendera negara-negara ASEAN, melambangkan persatuan dan ikatan dua belas Asosiasi Anggota AFF yang dijalin bersama dalam semangat kompetisi mereka.
“Logo baru ini memberikan identitas visual yang berbeda, terarah, dan bermakna pada Piala ASEAN 2024. Antara lain mencerminkan semangat dan semangat para penggemar sepak bola ASEAN terhadap ajang sepak bola terbesar di Asia Tenggara," kata Presiden AFF, Mayjen Khiev Sameth dalam keterangannya, Kamis (29/2/2024).
"Logo baru ini juga terus mewujudkan semangat solidaritas yang tak terpatahkan, semangat pantang menyerah, budaya yang beragam, serta semangat bersama terhadap sepak bola di wilayah kita," jelasnya.
Piala ASEAN 2024 dijadwalkan berlangsung pada 23 November sampai 21 Desember mendatang. 10 tim, termasuk Timnas Indonesia senior akan berjuang menjadi juara.
Sekadar informasi, Timnas Indonesia belum sekalipun berhasil mengangkat trofi ini. Padahal, skuad Garuda sudah enam kali berlaga di final pesta sepak bola terbesar antar negara-negara Asia Tenggara ini.
Baca Juga: Timnas Indonesia Selangkah Lagi Dapat Tambahan Amunisi Kiper Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
Berita Terkait
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Review House of the Dragon Season 3: Hancurnya Moralitas Para Penguasa!
-
Sungai Musi Surut! Tinggi Muka Air Kini Cuma 0,88 Meter
-
Sungai Musi Surut! Tinggi Muka Air Kini Cuma 0,88 Meter
-
Pasokan Semen Aceh Tertekan, SIG Perkuat Pabrik dan Distribusi
-
Karhutla 200 Hektare di OKI Belum Sepenuhnya Padam, Tim Kejar Ekor Api
-
Bukan Sekadar Jumpscare, Aghniny Haque Ungkap Horor Berbeda di "Bisikan Desa Gringsing"
-
Tak Berkutik! WN Nigeria Pembunuh Yonkeu Ferdinand di Pasar Baru Ditangkap 15 Menit Setelah Kejadian
-
Siasat Licik dari Karawang: Ribuan Liter Miras Cukai Fotokopi Tercegat di Bakauheni
-
Kang Edai, Penjaga Adaptasi Perubahan Iklim dari Desa Kemiren
-
PDIP Tergusur Gerindra? Dari Kamar Indekos Bung Karno, Hasto Kirim Pesan Menohok