Suara.com - Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, yang akrab disapa Coach Teco, menekankan pemain muda dan senior harus berjuang sehat dalam memperebutkan tempat di starting XI pasca dihapusnya regulasi U-23 hingga berakhirnya Liga 1 2023-2024.
Menurut Teco, terlepas ada tidaknya regulasi yang mewajibkan setiap tim memainkan minimal satu pemain U-23 selama 45 menit di setiap laga, tidak memengaruhi keputusannya dalam memilih pemain.
Pelatih asal Brasil itu menyebut pantas tidaknya pemain untuk masuk skuat utama Bali United ditentukan oleh performa mereka sendiri.
Baca juga: Bek Timnas Indonesia U-23 Jadi Sorotan, Cuma Nonton saat Timnya Kebobolan
“Pemain tidak perlu memikirkan regulasi, yang paling bagus (kinerja) itu yang main,” kata Stefano Cugurra dikutip Suara.com pada Jumat (1/3/2024).
Meski menyikapi santai perubahan regulasi di Liga 1 2023-2024, Teco mengakui kurang setuju dengan keputusan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) itu.
Pasalnya, ditangguhkannya regulasi pemain U-23 membuat tim-tim peserta perlu menyesuaikan ulang komposisi tim yang sudah terbentuk sejak awal musim.
“Saya tidak setuju. Saya pikir regulasi awal, sewaktu kami buat tim, kami pikir soal regulasi tetap bisa harus di dalam tim ada berapa pemain dari U-23 agar sesuai regulasi, misalnya ada pemain cedera dari U-23, akumulasi kartu harus ada pemain lain,” kata Teco.
Walaupun regulasi tersebut dihapus, Coach Teco berharap akan ada persaingan yang sehat antara pemain senior dan pemain muda di tim.
Baca Juga: Pecat Eduardo Almeida, RANS Nusantara FC Tunjuk Francis Wewengkang Sebagai Caretaker
“Pasti ada bersaing sehat di dalam tim. Pemain senior punya lebih pengalaman, pemain muda waktu dia main bisa tenang, main bagus,” katanya.
Sebelumnya, PSSI menyetujui amendemen aturan kewajiban menggunakan pemain U-23 di sisa musim Liga 1 2023/2024 yang diajukan resmi oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada 15 Februari 2024.
Sebelumnya, PSSI menyetujui perubahan regulasi terkait penggunaan pemain U-23 setelah diusulkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Regulasi tersebut mulai tidak berlaku pada pekan ke-27 Liga 1 2023/2024, memberikan kebebasan kepada klub untuk memilih komposisi pemain tanpa batasan pemain U-23 dalam starting XI.
Keputusan ini diambil sebagai dukungan kepada Timnas Indonesia U-23 yang akan bertanding di Piala Asia U-23 2024 di Qatar pada April mendatang.
Tanpa adanya kewajiban memainkan pemain U-23, klub-klub Liga 1 diharapkan mau melepas pemainnya yang dipanggil ke tim nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan
-
Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api
-
Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?
-
Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
-
Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya
-
Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara
-
ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti
-
Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02
-
Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru
-
Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS