Suara.com - Asisten pelatih Madura United, Rakhmad Basuki tak ingin timnya terlalu percaya diri meski lagi on fire, saat melawan Bhayangkara FC pada pekan ke-27 Liga 1. Madura United akan tandang ke markas tim peringkat buncit itu di Stadion STIK, Jakarta Selatan, Jumat (1/3/2024) malam ini pukul 19.00 WIB.
Madura United berkat performa bagus mereka belakangan ini kini bersaing serius untuk finis di empat besar klasemen akhir musim reguler Liga 1 2023/2024, untuk mengamankan tiket play-off Championship Series.
Madura United menyapu bersih kemenangan dari dua laga terakhirnya, termasuk kemenangan terakhir yang diraih secara dramatis dengan skor 3-2 setelah tertinggal dua gol dari Persikabo 1973, Senin (26/2/2024) lalu.
Madura United kini hinggap di peringkat kelima klasemen sementara Liga 1 2023/2024 dengan raihan 42 poin dari 26 laga, hanya berjarak satu angka dari PSIS Semarang yang ada di urutan empat.
“Dari sisi psikologis, mungkin ada keuntungan buat kita karena kita di laga terakhir meraih tiga poin dengan cara luar biasa. Mungkin itu yang menjadi motivasi berlebih pemain,” kata Rakhmad seperti dikutip Antara, Jumat.
“Tapi kami tak akan menganggap remeh Bhayangkara meski mereka kini ada di peringkat terakhir. Mudah-mudahan motivasi anak-anak tidak membuat mereka over confidence, tapi yang jelas motivasi kami sedang bagus-bagusnya,” tambahnya.
Rakhmad lalu mengatakan dua kemenangan beruntun Laskar Sape Kerrab --julukan Madura United-- di dua laga terakhir adalah bukti kerja keras tim yang menargetkan finis di posisi empat besar atau zona Championship Series.
“Itu adalah kerja keras kami selama ini di latihan. Karena kami sesuai target awal, ingin masuk empat besar dan sampai sekarang target itu tidak akan kami rubah,” tukasnya.
Pada laga nanti, Madura United terancam tak dapat dipimpin langsung oleh pelatih kepala Mauricio Souza karena pelatih asal Brasil itu keadaannya sedang tidak baik.
Meski demikian, Rakhmad sebagai asisten pelatih tetap melibatkan Mauricio dengan menjalin komunikasi intens soal persiapan tim jelang menghadapi The Guardian --julukan Bhayangkara FC.
Berita Terkait
-
Persija Buang Kemenangan di JIS, Pelatih Brasil Terpukul dan Siap Bangkit Lawan Bhayangkara FC
-
Ryo Matsumura Bersinar, Bhayangkara FC Siap Permanenkan dari Persija Jakarta
-
Babak-belur di Markas Persita, Pelatih Madura United Bongkar Biang Keroknya
-
Link Live Streaming Persita vs Madura United: Misi 3 Poin Pendekar Cisadane
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Ivan Kolev Sentil Tren Naturalisasi di Timnas Indonesia: Era Saya Pemain Lokal Diutamakan
-
Usul Ditolak FIFA, Timnas Iran Pastikan Tampil di Piala Dunia 2026 tapi...
-
Bos Grup Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Klub Serie A Ucap Belasungkawa
-
Atmosfer Suporter Garuda Bikin Luke Vickery Merinding, Siap Bela Timnas Indonesia
-
Luke Vickery Blak-blakan! Tinggal Tunggu Here We Go Bela Timnas Indonesia
-
Semakin Canggih, Ranking FIFA akan Diperbarui Real Time Mulai Maret 2026
-
Seleksi Lebih dari 170 Orang, 10 Pemain Ini Wakili Indonesia di Ajang Piala Dunia Anak Jalanan 2026
-
Bomber Timnas Bulgaria Sudah Gatal Ingin Injak Rumput Stadion GBK
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Bek Persib Bandung Rela Korbankan Kepentingan Pribadi