Suara.com - Duel Persib Bandung vs Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung, Sabtu pukul 15.00 WIB, dipastikan bakal diamankan 1.300 personel gabungan dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung.
Meski pertandingan digelar tanpa penonton, kata Kapolresta Bandung Kombes Pol. Kusworo Wibowo, personel gabungan tersebut akan disebar ke beberapa titik di dalam maupun di luar Stadion Si Jalak Harupat.
"Mereka terdiri atas TNI, Polri, dishub, dan satpol PP," kata Kusworo di Kabupaten Bandung, Sabtu.
Mekanisme pengamanan, lanjut Kombes Pol. Kusworo, dengan mengawal ketat kedua tim, mulai dari hotel menuju lokasi pertandingan.
"Selama pertandingan petugas keamanan akan terus mengamankan sampai dengan pertandingan," kata Kapolresta.
Untuk mengantisipasi adanya suporter yang memaksa datang ke area stadion, kata Kombes Pol. Kusworo, pintu gerbang, baik gerbang utara, tengah, maupun selatan akan dijaga ketat oleh personel maupun steward dari panitia pelaksana.
"Pastinya tidak kami perbolehkan masuk. Kami akan arahkan untuk pulang. Masuk Gerbang Stadion Si Jalak Harupat pun tidak bisa masuk ke tribun karena pintu tribunnya akan digembok," katanya.
Kapolres menghimbau seluruh suporter Persib Bandung, Bobotoh, untuk menyaksikan pertandingan tersebut melalui televisi di rumah masing-masing.
Hal itu mengacu pada keputusan berdasarkan Sidang Komisi Disiplin Nomor 191 tanggal 1 Maret 2024 yang dikuatkan oleh komisi banding pada tanggal 7 Maret 2024, diputuskan bahwa pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta tanpa penonton.
Baca Juga: Jamu Persija di Si Jalak Harupat, Bojan Hodak Sayangkan Persib Minus Bobotoh
"Untuk suporter Bobotoh, saya minta tolong agar menyaksikan pertandingan di rumah," kata Kombes Pol. Kusworo.
(Antara)
Berita Terkait
-
Jamu Persija di Si Jalak Harupat, Bojan Hodak Sayangkan Persib Minus Bobotoh
-
Jadi Polisi Gadungan, Pria Berhasil Tipu Wanita hingga Keruk Uang Rp165 Juta
-
Marko Simic On Fire Lagi Bersama Persija Jakarta, Persib Bandung Wajib Hati-hati
-
9 Petani Ditangkap Polisi Saat Diskusi Tentang IKN, Pemerintah Minta Warga Jangan Ganggu Proyek
-
Porsi Latihan Persija Jakarta Bertambah Demi Bisa Kalahkan Persib Bandung
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo