Suara.com - PSSI mengungkapkan bahwa dokumen dua pemain keturunan, Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye sudah ditanda tangani Ketua DPR RI, Puan Maharani. Namun, mereka justru sudah balik ke Belanda.
Sebelumnya dikabarkan bahwa Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye tiba di Indonesia, Senin (11/3/2024). Nathan Tjoe-A-On juga pergi bersama keduanya.
Menariknya setibanya di Indonesia, Nathan Tjoe-A-On langsung disumpah WNI karena sudah menerima Keppres. Beda dengan Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye yang masih menunggu proses.
Meski begitu, Ragnar dan Haye malah gagal disumpah WNI. Mereka disebut balik terbang ke Belanda pada Selasa (12/3/2024) malam.
Setelah kedua pemain ini pulang ke Belanda, PSSI justru mengabarkan bahwa Ketua DPR RI telah menandatangani dokumen Ragnar dan Haye.
‘’PSSI juga mengucapkan Terima kasih kepada Komisi X dan III DPR yang selama ini selalu membantu PSSI terkait program naturalisasi. Terima kasih juga kepada Ketua DPR, Puan Maharani yang telah menandatangani permohonan pewarganegaraan ini,’’ kata Sekjen PSSI Yunus Nusi dinukil dari laman resmi.
Artinya PSSI masih harus melanjutkan proses naturaliasi sesuai aturan yang berlaku. Ragnar dan Haye harus kembali lagi ke Indonesia untuk menjalani sumpah WNI.
Maka dari itu, kedua pemain bisa absen ketika timnas Indonesia melawan Vietnam. Mereka berpotensi debut ketika skuad Garuda tampil lagi pada Juni mendatang.
Baca Juga: Temui Erick Thohir, STY Laporan Kondisi Pemain Timnas Indonesia di Eropa Jelang Lawan Vietnam
Berita Terkait
-
Banyak Pemain Naturalisasi Datang, 3 Pemain Langganan Timnas Indonesia Ini Sulit Kembali Dipanggil
-
Adi Satryo dan Wahyu Prasetyo Tembus Timnas Indonesia, Gimana Performanya di Liga 1?
-
5 Pemain Luar Negeri yang Dipanggil Indra Sjafri ke Timnas Indonesia U-20
-
Indra Sjafri Panggil 37 Pemain untuk TC Timnas Indonesia U-20, Ada Welber Jardim Hingga Chow Damanik
-
Waspadai Amukan Vietnam, STY Punya Kunci Timnas Indonesia Bisa Menang di GBK
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis