Suara.com - Dalam sejarahnya, Timnas Indonesia telah diperkuat oleh setidaknya 24 pemain naturalisasi.
Namun, siapa di antara mereka yang memiliki pengalaman bermain paling banyak?
Berikut setidaknya tiga pemain naturalisasi paling berpengalaman membela Timnas Indonesia.
1. Marc Klok
Marc Klok menjadi WNI pada 2020 setelah bermain di Liga 1 sejak 2017. Debutnya dengan Timnas Indonesia baru terjadi pada pertengahan 2022 setelah menunggu lima tahun tinggal di Indonesia sesuai Statuta FIFA.
Meskipun menjadi pemain naturalisasi yang paling sering tampil untuk Timnas Indonesia, Klok mulai kehilangan tempat setelah munculnya pemain naturalisasi baru.
Dalam waktu satu setengah tahun, ia tampil sebanyak 19 kali, mencetak empat gol dan satu assist. Namun, di Piala Asia 2023 Qatar, penampilannya terbatas, hanya bermain sekali dalam empat pertandingan.
Baca Juga: Timnas Vietnam Impor Bola dari Indonesia Jelang Bentrok di GBK, Buat Apa?
Stefano Lilipaly menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sejak 2011 dan tampil pertama kali untuk Timnas Indonesia pada 2013.
Dalam 30 penampilannya dengan Timnas, debutnya terjadi saat melawan Filipina pada Agustus 2013, di mana ia menyumbangkan satu assist dalam kemenangan 2-0.
Meskipun menjadi bagian dari Timnas Indonesia di Piala AFF 2016 dan 2018, Lilipaly mulai jarang mendapat perhatian setelah Shin Tae-yong mengambil alih pada 2020.
Meskipun musim ini ia berkontribusi dalam 28 gol untuk Borneo FC Samarinda di BRI Liga 1 2023/2024, Lilipaly tetap tidak dipanggil ke Timnas Indonesia oleh Shin Tae-yong.
Cristian Gonzales memegang rekor sebagai pemain naturalisasi dengan penampilan terbanyak untuk Timnas Indonesia, mencatat 32 caps.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan