Suara.com - PSSI gencar melakukan naturalisasi pemain dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu mendapatkan perhatian dari pihak Vietnam.
Baru-baru ini, empat pemain naturalisasi baru telah siap untuk memperkuat timnas Indonesia, yaitu Jay Idzes, Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, dan Nathan Tjoe-A-On.
Terkait perkembangan ini, Quang Huy, seorang pengamat sepak bola dari Vietnam, menyampaikan komentar yang sangat kritis.
Suara.com telah merangkumnya, berikut ulasan lengkapnya!
Tak Bakal Punya Dampak di Masa Depan
Quang Huy, seorang pengamat sepak bola dari Vietnam, telah menyampaikan komentar yang sangat kritis terkait perkembangan ini.
"Masalah lain dalam sepak bola meliputi koordinasi hingga disiplin."
"Sepak bola tidak semata-mata tentang mekanika sederhana di mana 1+1 sama dengan 2," kata Quang Huy, seperti yang dilaporkan oleh Soha.
Tidak Ada Peningkatan Pesat dari Performa
Baca Juga: Cyrus Margono Jalani Pengambilan Sumpah Jadi WNI Sebelum Timnas Indonesia vs Vietnam Hari Ini
Menurut Quang Huy, naturalisasi besar-besaran yang dilakukan oleh timnas Indonesia belum berhasil secara signifikan meningkatkan performa tim.
Performa terbaik Indonesia, menurutnya, hanya terlihat dalam pertandingan melawan Vietnam di Piala Asia 2023.
"Menurut saya, penampilan terbaik Indonesia hanya terlihat saat melawan Vietnam di Piala Asia 2023 baru-baru ini," katanya.
Penampilan Skuad Garuda di Piala Asia 2023 menjadi bukti atas pernyataannya.
Sebagai catatan, tim yang dilatih oleh Shin Tae-yong hanya berhasil mengalahkan Vietnam di Piala Asia 2023.
Sementara itu, dalam tiga pertandingan lainnya, mereka menelan kekalahan.
Pertama, mereka dikalahkan oleh Irak dengan skor 1-3. Kemudian, mereka juga kalah dari Jepang dengan skor 1-3.
Terakhir, mereka mengalami kekalahan telak 0-4 dari Australia di babak 16 besar.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan