Suara.com - Pelatih PSS Sleman, Risto Vidakovic telah meracik strategi dan kekuatan tim demi menatap lima laga sisa Liga 1 2023-2024 yang selayaknya final bagi Super Elang Jawa.
Lima laga terakhir Liga 1 2023-2024 jadi periode krusial bagi PSS Sleman dalam misi terhindar dari terkaman degradasi.
Dikutip dari laman resmi klub pada Sabtu (23/3/2024), Vidakovic menegaskan perlunya konsolidasi kekuatan agar PSS Sleman meraih hasil maksimal di sisa musim.
"Sudah kita ketahui semua, Tim PSS selalu berjuang lepas dari situasi degradasi dari beberapa musim sebelumnya," tegas Vidakovic.
"Menurut saya kekuatan mental, kemauan, dan keyakinan satu sama lain untuk bersatu, serta percaya satu sama lain adalah hal yang paling penting bagi TIm PSS untuk lepas dari zona degradasi di akhir musim."
PSS Sleman saat ini menduduki peringkat ke-14 dalam klasemen sementara Liga 1 Indonesia, dengan mengumpulkan 31 poin dari 29 pertandingan.
Dengan peringkat yang berdekatan dengan zona degradasi, PSS wajib meraih hasil positif agar tetap berada di zona aman.
Pelatih asal Serbia itu menekankan pentingnya kekompakan dan semangat juang bersama untuk menghadapi lima laga tersisa di Liga 1 2023-2024.
"Kami harus menjadi sebuah tim, kompak bersama, dan berjuang satu sama lain. Saya pikir kami harus percaya dan menjaga semangat, semangat tim, dan itu yang paling penting untuk lima pertandingan terakhir ini," ungkap Risto.
Baca juga: Jay Idzes Ungkap Penyebab Sulitnya Timnas Indonesia Bongkar Vietnam di Babak Pertama
"Saya pikir kami harus memulihkan kepercayaan diri dan banyak hal yang harus kami yakini bahwa kami bisa melakukannya. Saya yakin kami akan memulihkan kekuatan dan mendapatkan poin yang diperlukan untuk menyelamatkan PSS," pungkasnya.
PSS Sleman akan menghadapi Madura United dalam pertandingan pekan ke-30 Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, pada Jumat (29/3) mendatang.
Selain itu, mereka juga akan menghadapi Arema FC, Dewa United, Persik Kediri, dan Persib Bandung dalam laga-laga krusial berikutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis