Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, merasa senang dengan dua debutan pemain keturunan, yakni Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye, dalam pertandingan melawan Vietnam.
Bagi Shin Tae-yong, dua pemain tersebut tampil sesuai harapan. Ragnar Oratmangoen tampil eksplosif dan mencetak gol melalui aksi individu.
Thom Haye juga sangat tenang mengatur lini tengah agar tetap menjadi milik Timnas Indonesia. Ia turut menyumbang satu assist dari sepak pojok untuk gol Jay Idzes. Gol Ramadhan Sananta juga berawal dari sepak pojok Thom Haye.
"Pemain Indonesia hari ini bermain bagus meskipun banyak pemain pilar yang absen. Saya senang dengan kinerja Ragnar dan Thom hari ini," kata Shin Tae-yong, dilansir dari Zingnews.
Lebih lanjut, pelatih asal Korea Selatan tidak senang anak asuhnya dibeda-bedakan Ia menegeskan bahwa Thom Haye cs adalah pemain keturunan, bukan naturalisasi.
Mereka memiliki darah Indonesia, sehingga layak membela skuat Garuda.
"Para pemain yang baru dinaturalisasi, mereka semua adalah keturunan Indonesia. Selama keturunan Indonesia, mereka semua bisa bermain untuk Indonesia. Jangan membedakan mereka," imbuhnya.
Timnas Indonesia pada laga itu berhasil mengalahkan Vietnam dengan skor 3-0.
Berkat kemenangan ini, Timnas Indonesia masih menempati posisi kedua klasemen sementara Grup F babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan koleksi tujuh poin.
Baca Juga: Bintang Vietnam Ngamuk, Tendang Botol karena Tak Dimainkan Lawan Indonesia
Kondisi ini membuat skuad Garuda punya peluang besar untuk lolos ke fase selanjutnya.
Timnas Indonesia akan menghadapi dua lawan lagi di Kualifikasi Piala Dunia 2026 menghadapi Irak dan Filipina pada Juni 2024 mendatang.
Berita Terkait
-
Bintang Vietnam Ngamuk, Tendang Botol karena Tak Dimainkan Lawan Indonesia
-
Semakin Merana, Ranking FIFA Vietnam Turun Lagi usai Dibantai Timnas Indonesia
-
Melesat Naik, Timnas Indonesia Salip Malaysia di Ranking FIFA
-
Resmi! Vietnam Pecat Philippe Troussier Usai Dibantai Timnas Indonesia 0-3
-
Erick Thohir Bangga Timnas Indonesia Habisi Vietnam di Hanoi: Ini Bukti Perubahan Kualitas dan Mental
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026
-
4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo
-
Pernah Dipermalukan Timnas Indonesia, Curacao Cetak Sejarah Raih Poin Perdana di Piala Dunia 2026