Suara.com - Persebaya Surabaya menyatakan kekecewaannya atas penundaan pekan ke-31 hingga 34 Liga 1 2023/2024. Meskipun belum ada kepastian jadwal baru, tim asuhan Paul Munster tetap menjalankan program latihan.
Awalnya, Persebaya dijadwalkan melawan Dewa United pada pekan ke-31 pada 1 April. Namun, pertandingan tersebut ditunda terkait jadwal timnas Indonesia U-23.
"Kita sekarang tetap latihan dan harus harus bersikap profesional. Kita tidak pernah tahu nantinya keputusan PSSI dan kapan liga dimulai," jelas Munster dikutip dari laman resmi Persebaya, Rabu (3/4/2024).
Baca juga: Efek Kritik Naturalisasi Timnas Indonesia, Muhammad Tahir Resmi Didepak PSBS Biak?
"Kami selalu siap, dan kita berharap masih bisa bermain bulan ini," sambungnya.
Munster menegaskan bahwa ia akan terus memberikan program latihan untuk satu bulan ke depan sambil menunggu jadwal baru. Menurutnya, hal ini penting untuk menjaga kebugaran pemain agar tetap optimal.
Pada Selasa (2/4/2024) malam, tim melakukan sesi latihan di Lapangan Thor. Pelatih asal Irlandia Utara tersebut menyusun program latihan selama dua jam untuk menjaga kondisi pemain.
"Penting untuk menjaga kondisi pemain. Dua hari terakhir mereka libur dan tidak ada masalah," ujar Munster.
"Pemain masih ke tempat kebugaran. Karena seperti yang saya katakan, liga masih belum berakhir."
Baca Juga: BRI Liga 1 Terhenti Lagi, LIB Siap Kucurkan Subsidi untuk Klub yang Merugi
Sementara itu, penjaga gawang Persebaya, Andhika Ramadhani, menekankan pentingnya fokus tim dalam menghadapi situasi ini.
Baca juga: Calvin Verdonk Jalani Dinaturalisasi, Pemain Liga Champions Batal Diproses?
Meskipun ada sedikit rasa kekecewaan, tim harus tetap fokus pada latihan dan mempersiapkan diri dengan baik, terutama karena Persebaya masih berada dalam ancaman degradasi.
"Sebetulnya sedikit ada rasa kekecewaan karena kita dalam kondisi on fire, tetapi sesuai arahan operator liga begitu. Ya kita fokus jalani latihan saja," tandas pemain asal Perak Itu.
PSSI bersama PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) memutuskan untuk menangguhkan BRI Liga 1 2023-2024 setelah pekan ke-30 demi kepentingan Timnas Indonesia U-23 yang akan tampil di Piala Asia U-23 2024.
Penangguhan kompetisi dilakukan agar seluruh tim Liga 1 bisa melepas para pemainnya yang dipanggil pelatih Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia U-23.
Belum diketahui kapan Liga 1 2023-2024 akan berlanjut. Sebagai informasi, kompetisi hanya tinggal menyisakan empat pertandingan sebelum memasuki babak championship.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci