Suara.com - Jersey terbaru Timnas Indonesia yang disediakan oleh Erspo belakangan ini kembali menjadi perbincangan publik. Sebab, asisten pelatih Timnas Indonesia membagikan potret lunturnya logo dalam jersey tersebut.
Melalui akun Instagramnya, pelatih kiper Timnas Indonesia, Yoo Jae-hoon, mengunggah sebuah foto yang berisi lambang garuda yang berada di bagian dada jersey. Namun, jika dicermati, logonya tersebut tampak luntur.
Logo lambang garuda Pancasila di jersey Timnas Indonesia itu sebetulnya didominasi warna emas, terutama dalam bagian sayap, kepala, dan leher garuda. Hal ini sama seperti logo Garuda Pancasila yang asli.
Namun, dari foto yang diunggah oleh Yoo Jae-hoon tersebut, warna emas dalam beberapa bagian garuda tersebut terlihat sudah mulai luntur. Warna emas mulai tergantikan dengan warna hitam di beberapa sisi.
Baca Juga: 5 Calon Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, Dua Nama Sudah Diproses
Sontak, foto yang dibagikan oleh pelatih asal Korea Selatan itu langsung menjadi perhatian dari netizen. Ada banyak akun fans sepak bola yang menyoroti buruknya kualitas jersey Timnas Indonesia yang diproduksi Erspo tersebut.
“Belum genap sebulan sudah luntur. For your information, jersey training itu bukan satu-dua biji doang, tapi ada beberapa,” tulis akun Instagram @pemain.keduabelass saat merespons jersey tersebut.
“Coach dan official Timnas Indonesia memakai jersey training (merah, biru, dan putih). Artinya, jersey yang dipakai Coach Yoo Jae-hoon baru dipakai 1-3 kali saat pemusatan latihan Timnas di Jakarta dan Hanoi,” lanjutnya.
Tentu saja, lunturnya jersey tersebut semakin menambah gaduh persoalan jersey Timnas Indonesia yang diambil alih oleh Erspo ini. Belakangan, ada banyak drama yang mengiringi apparel baru tersebut.
Baca Juga: Jairo Riedewald Dilaporkan Tolak Tawaran Suriname Demi Perkuat Timnas Indonesia
Baca Juga: Jairo Riedewald Dilaporkan Tolak Tawaran Suriname Demi Perkuat Timnas Indonesia
Yang terbaru, Chief Executive Officer (CEO) Erspo, Muhammad Sadad, memastikan bahwa pihaknya akan terus menerima kritik dan saran yang diberikan oleh pendukung Timnas Indonesia.
Bhakan, Sadad juga mengisyaratkan bahwa Erspo telah menyiapkan rencana baru untuk merilis desain jersey Timnas Indonesia anyar pada pertengahan tahun ini sebagai komitmen Erspo untuk menerima kritik tersebut.
"Kami menyampaikan terima kasih atas seluruh kritik dan masukan yang diberikan, khususnya dari para penggemar sepak bola tanah air. Karena itu, untuk desain berikutnya yang rencananya akan mulai diluncurkan pada pertengahan tahun ini,” kata Sadad.
“Erspo siap menjalin kolaborasi dengan beberapa pemangku kepentingan sepak bola agar apparel resmi Timnas Indonesia semakin baik dan terus menjadi kebanggaan kita semua," tambahnya
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Jairo Riedewald Dilaporkan Tolak Tawaran Suriname Demi Perkuat Timnas Indonesia
-
5 Calon Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, Dua Nama Sudah Diproses
-
Tak Seganas Seniornya, Calon Lawan Timnas Indonesia U-23 Telan Dua Kekalahan Beruntun
-
Nathan Tjoe-A-On Ungkap Sang Kakek Saksikan Debutnya di Timnas Indonesia: Dia Sangat Bangga
-
Bukan Pemain Abroad, Bek BRI Liga 1 Ini Jadi yang Termahal di Timnas Indonesia U-23
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan